“Jalan tol pertama di Jambi ini akan membuka konektivitas baru bagi 2 Provinsi yaitu Sumatra Selatan dengan Jambi sehingga dapat melengkapi backbone dari JTTS yang sudah terbentuk,” imbuh
Adjib.
Baca Juga: Kinerja Keuangan Impresif Tahun 2023, Hutama Karya Kantongi Laba Bersih Rp 1,872 Triliun
Proyek ini digarap dengan skema kerja sama operasi (KSO) bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Brantas Abipraya (Persero) sepanjang 15,47 km.
Dalam pengerjaannya dilakukan perencanaan matang terhadap cost, quality, scope, time, risk, resources, communication, procurement and stakeholder, serta menerapkan kaidah manajemen secara profesional untuk memastikan tercapainya seluruh lingkup pekerjaan.
Adjib menjelaskan, untuk menjawab target yang disampaikan oleh Menteri PUPR, sejumlah strategi percepatan penyelesaian dilakukan oleh KSO diantaranya membagi lokasi pekerjaan dalam 3 zonasi.
Baca Juga: Selama Arus Mudik/Balik Lebaran 2024, Hutama Karya Gelar Operasi Simpatik Microsleep di Tol Trans
Hal tersebut berguna untuk memudahkan pelaksanaan, melakukan monitoring dan evaluasi dengan menggunakan digital construction, serta mengedepankan safety dan quality pada progres yang berjalan beriringan.
“Hutama Karya berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan infrastruktur pemerintah dan menyelesaikan proyek yang sedang berjalan sesuai target dengan menjaga kualitas serta keberlanjutan lingkungan sekitar proyek,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Sebagai informasi, hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang ±1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi.
Untuk ruas tol Konstruksi 305,4 km dan 724,6 km ruas tol Operasi.
Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya yakni:
Baca Juga: Optimalisasi Layanan Mudik Berbasis Teknologi, Hutama Karya Gunakan Artificial Intelligence
- Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km)*
- Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km)
- Tol Palembang – Indralaya (22 km)
- Tol Medan – Binjai (17 km)*
- Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (49 km)
- Tol Binjai – Langsa Seksi Binjai – Stabat (12 km)
- Tol Bengkulu – Taba Penanjung (17 km)
- Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km)
- Tol Indralaya – Prabumulih (64 km)
- Tol Binjai – Langsa Segmen Stabat – Kuala Bingai (7,5 km)
- Tol Indrapura – Lima Puluh (15,6 km)
- Tol Tebing Tinggi – Indrapura (28,5 km)**
(*Dikelola oleh INA, **Dikelola oleh Hutama Marga Waskita)***
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2024 Tiba, Hutama Karya Kembali Terapkan Diskon 20% di JTTS
Kinerja Keuangan Impresif Tahun 2023, Hutama Karya Kantongi Laba Bersih Rp 1,872 Triliun
Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Hutama Karya Perpanjang Pengoperasian Dua Jalan Tol di Sumut
Wow, Hutama Karya Catat 1.560.000 Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera Selama Mudik Lebaran 2024
Sambut Hari Kartini, Hutama Karya Resmikan Fasilitas Daycare