“Jasa Marga selalu berupaya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan digital yang terintegrasi dan terhubung.
Baca Juga: Jasa Marga Peringati Hari Kartini ke-147: 27% Perempuan Sebagai Pimpinan Puncak Perusahaan
"Hal inilah yang mendasari pentingnya JMTC bagi Jasa Marga serta juga bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan, dalam mendapatkan informasi terkini kondisi lalu lintas,” sambung Agus.
Senada dengan Agus, Dosen FIA UI Rachma Fitriati mengapresiasi company visit yang merupakan bentuk implementasi dari kegiatan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang dipelajari di kampus.
Di antaranya yaitu bertambahnya wawasan mahasiswa mengenai proses bisnis sebuah perusahaan, dalam hal ini Jasa Marga sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, serta memahami secara langsung praktik dunia kerja.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2024, Jasa Marga Catat 1,74 Juta Kendaraan ke Jabotabek Periode 10-18 April 2024
"Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa FIA UI untuk menambah wawasan tentang dunia kerja sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kami.
"Kami berharap kegiatan ini juga semakin meningkatkan kerja sama yang baik antara UI dan Jasa Marga, sebagai bentuk implementasi kolaborasi antara Perguruan Tinggi Nasional (MBKM) dengan Perusahaan di Indonesia yang berkelanjutan," ujar Rachma.
Sementara itu Direktur Teknologi Informasi PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Shandy Maulana Haris dalam paparan materinya menjabarkan tentang penerapan teknologi digital jalan tol di hadapan adik-adik mahasiswa/i FIA UI.
“Dalam mengoptimalkan pelayanan berbasis teknologi digital, Jasa Marga melalui PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) terus mengembangkan teknologi untuk dapat mengolah dan mengembangkan informasi yang ada di JID sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan salah satunya adalah aplikasi Travoy.
"Aplikasi Travoy merupakan asisten digital perjalanan dengan sejumlah fitur unggulan yang terintegrasi dari JMTC dan dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan detail serta diakses oleh Masyarakat,” ujar Shandy.
Lebih lanjut Shandy mengatakan, Aplikasi Travoy menjadi salah satu teknologi andalan Jasa Marga dengan beragam fiturnya yang telah diunduh sebanyak 543 ribu user ini, perannya sangat membantu untuk para pengguna jalan.
“Secara detail, keunggulan dan kemudahan yang kami hadirkan di Aplikasi Travoy versi baru, sangat membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2024, Jasa Marga Catat 1,74 Juta Kendaraan ke Jabotabek Periode 10-18 April 2024
Jasa Marga Peringati Hari Kartini ke-147: 27% Perempuan Sebagai Pimpinan Puncak Perusahaan
Sukses Kawal Arus Mudik dan Balik, Jasa Marga Tutup Satgas Siaga Operasional Lebaran
Wujudkan Transparansi, KPK Bersama Jasa Marga Gelar Peluncuran Whistleblowing System Sekaligus Bootcamp Duta Anti Korupsi
Komitmen Wujudkan Transparansi dan Berantas Korupsi, Jasa Marga Gandeng KPK