Dukung Peneliti Muda, Pertamina Bangun Gedung Rekayasa Molekuler di ITB

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Mei 2024 | 06:30 WIB
Dirut Pertamina Nicke Widyawati memberikan secara simbolis kepada Rektor ITB Reini Wirahadikusumah bantuan Program TJSL Pertamina Pembangunan Gedung Rekayasa Molekuler & Material Fungsional ITB. (DOK.PT Pertamina (Persero))
Dirut Pertamina Nicke Widyawati memberikan secara simbolis kepada Rektor ITB Reini Wirahadikusumah bantuan Program TJSL Pertamina Pembangunan Gedung Rekayasa Molekuler & Material Fungsional ITB. (DOK.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) melakukan pembangunan gedung hibah untuk pembangunan Gedung Rekayasa Molekuler dan Material Fungsional di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hal itu merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung penelitian dan pengembangan di sektor pendidikan dan penelitian.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati pada acara kick off Pertamina Goes To Campus (PGTC) di ITB, Bandung, Senin (6/5/24).

Baca Juga: Ada Lowongan Magang dari Krakatau Steel untuk Mahasiswa S1 Akuntansi, Dapat Benefit Sertifikat Resmi Kementerian BUMN

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, hibah pembangunan gedung ITB merupakan komitmen Pertamina mendorong penelitian dan pengembangan teknologi yang akan mendukung misi Pertamina mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Penelitian yang mutakhir di perguruan tinggi sangat dibutuhkan Pertamina untuk menghadapi tantangan energi yang semakin kompleks."

"Terobosan dan inovasi berbasis riset yang dihasilkan perguruan tinggi nantinya bisa diaplikasikan untuk menjawab kebutuhan di industri energi nasional,” ujar Fadjar.

Baca Juga: Tips Memilih Tempat Wisata untuk Liburan Keluarga Bersama Kakek dan Nenek

Fadjar menjelaskan, pembangunan gedung perkuliahan dan penelitian ini telah dimulai sejak November 2023, dan diharapkan bisa selesai pada awal tahun 2025.

Area perkuliahan dan penelitian akan terdiri dari 3 lantai, yang berlokasi di lantai 2, 3 dan 4.

Pada lantai 2 nantinya akan difungsikan untuk ruang kuliah umum dan multimedia co-working space.

Baca Juga: Bukan Cuma Barang Mewah, Kalau Bawa Barang Ini dari Luar Negeri Juga Pasti Bermasalah dengan Bea Cukai dan Pihak Berwenang

“Ruang ini dipergunakan untuk perkuliahan dengan fasilitas hybrid yang berkapasitas besar hingga 500 peserta dan dilengkapi dengan ruang-ruang diskusi,” ujar Fadjar.

Pada Lantai 3, jelasnya, akan dipergunakan untuk Laboratorium Open Innovation serta Computing & Modelling Room.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini