Ia menambahkan, kerjasama dari masyarakat pun sangat penting, untuk tertib bertiket, dan mengatur jadwal keberangkatan maupun kepulangan.
Baca Juga: Inilah Ulasan Top 20 Hotel Terbaik Part 4, Tempat Menginap Paling Asyik saat Keliling Dunia
Lebih lanjut Shelvy menjelaskan, lintasan Merak-Bakauheni potensial untuk dipadati kendaraan menyusul akses jalan tol Trans Sumatera dan bertumbuhnya kawasan pariwisata mulai dari wilayah Lampung Selatan dengan adanya Kawasan Bakauheni Harbour City.
Menjamurnya tempat wisata baru mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan darat menuju Pulau Sumatera.
Karenanya, ASDP memastikan untuk terus melakukan peningkatan kapasitas pelabuhan dan kapal di Pelabuhan Merak.
Beberapa diantaranya lokasi parkir di Pelabuhan Merak diperluas sehingga dapat menampung sebanyak 36.825 unit kendaraan kecil, dan Pelabuhan Bakauheni mampu menampung hingga 38.218 unit kendaraan kecil.
“ASDP memastikan tiket ferry yang tersedia sudah disesuaikan dengan kapasitas pelabuhan dan kapal."
"Dengan demikian, pembelian tiket kapal ferry sejak jauh hari dapat membantu ASDP memantau jumlah pengguna jasa maupun kendaraan yang masuk ke pelabuhan sesuai dengan kapasitas pelabuhan dan kapal yang tersedia,” kata Shelvy.
Baca Juga: 4 Museum Unik di Indonesia, Koleksinya Mulai dari Nyamuk Sampai dengan Nisan Kuno
Sejak diresmikannya aplikasi e-ticketing Ferizy, ASDP terus mendongkrak penjualan tiket via online, menambah sales channel pembayaran serta mitra penjualan secara resmi.
Pembelian tiket ferry dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun melalui Web Reservation Ferizy, Mobile Apps Ferizy, dan Gerai Ritel Ferizy dengan jumlah lebih dari 1.000.000 sales channel, yakni lebih dari +5.000 mitra Gerai Ritel Ferizy secara nasional dan lebih dari 1.600.000 pengguna aktif Web Reservation dan/ Mobile Application Ferizy.
Selain itu, pembayaran yang sebelumnya hanya dapat dilakukan secara tunai, kini semakin mudah melalui lebih dari 120 metode pilihan pembayaran, yaitu Virtual Account, Gerai Ritel, E-Wallet, Internet Banking, dan Finpay Code.
“Target kami selanjutnya tentu untuk mengintegrasikan layanan ferizy di seluruh wilayah kerja pelabuhan dan lintas penyeberangan ASDP serta menerapkan layanan integrasi add ons dan multimoda transportasi,” ungkap Shelvy.
Artikel Terkait
Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2024, ASDP Bebaskan Pas Masuk Penumpang dan Roda Dua di Pelabuhan Jangkar
ASDP Apresiasi seluruh Stakeholder yang Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2024
Meriahkan HUT ke-51, ASDP Kembali Gelar Ocean Clean Up Day di Sejumlah Cabang
ASDP Apresiasi Nahkoda dan ABK KMP Lobster yang Bantu Ibu Hamil Lahirkan Bayi di Kapal saat Pelayaran menuju Tual
ASDP Entaskan Kemiskinan Ekstrem dengan Bedah Rumah Warga Lampung Selatan, Alokasi Anggaran Rp200 Juta