Peringati Hari Bumi, PLN Tegaskan Komitmen pada Bisnis yang Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 10 Mei 2024 | 06:30 WIB
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan dalam memitigasi perubahan iklim, PLN tidak mampu melakukannya dalam suasana  kesendirian, melainkan dengan kolaborasi. (Dok. PLN)
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan dalam memitigasi perubahan iklim, PLN tidak mampu melakukannya dalam suasana kesendirian, melainkan dengan kolaborasi. (Dok. PLN)

"Kepedulian Pemerintah terhadap lingkungan khususnya di sektor energi listrik telah diwujudkan melalui pemanfaatan sumber daya EBT yang ramah lingkungan dan pengurangan penggunaan energi fosil.

Baca Juga: PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

"Hal ini dilihat dari rancangan RUKN dan RUPTL yang sudah semakin green,” ujar Jisman.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, hari bumi merupakan momen yang tepat bagi perseroan untuk merefleksikan diri pada komitmen menjalankan operasional bisnis secara berkelanjutan guna memitigasi ancaman perubahan iklim.

Hal ini juga sejalan dengan langkah transisi energi dalam mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) dan Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

Baca Juga: Berhasil Comeback, Jakarta Electric PLN Tumbangkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia

”Kegiatan Hari Bumi PLN bertujuan untuk mempertegas komitmen kami pada upaya menjaga kelestarian bumi melalui langkah nyata dengan menjalankan proses bisnis yang mengedepankan keberlanjutan,” ujar Darmawan.

Beberapa langkah nyata yang telah dilakukan PLN, kata Darmawan di antaranya dengan melakukan pengolahan limbah Pembangkit (FABA) menjadi produk multiguna yang berdaya jual bagi masyarakat, meningkatkan penggunaan sumber daya EBT, aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle) dan menjalankan program offset emisi dalam mengimbangi emisi karbon di tanah air melalui aplikasi PLN Climate Click.

”Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif dalam hal ini PLN telah mengadopsi gaya penggunaan teknologi ramah lingkungan dan diharapkan dapat melindungi bumi dari dampak negatif perubahan iklim dan membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” kata Darmawan.

Baca Juga: KSP Apresiasi Program Cofiring PLN EPI, Masyarakat Dilibatkan untuk Kurangi Emisi Melalui Pengembangan Biomassa

Selanjutnya Darmawan mengatakan perubahan iklim adalah persoalan global, karena 1 ton emisi CO2 di Dubai akan menimbulkan dampak kerusakan yang sama dengan 1 ton emisi CO2 di Jakarta.

Maka, satu-satunya cara untuk menghadapi tantangan perubahan iklim adalah lewat kolaborasi.

”Sebagai lokomotif transisi energi di tanah air, PLN menyadari upaya mitigasi perubahan iklim tidak akan mampu dijalankan PLN sendiri.

Baca Juga: PLN Salurkan Bantuan TJSL Lewat Program Electrifying Marine untuk Nelayan Bangka Belitung

"Komunitas global perlu bersatu, karena ini adalah masalah bersama, untuk itu kami mengajak para stakeholder dan seluruh masyarakat bersama-sama kita perangi perubahan iklim,” jelas Darmawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini