Berbagai operasional tersebut, dia mengakui, juga dilakukan dengan menjaga kinerja keberlanjutan sebagai komitmen Pertamina sebagai perusahaan yang bertanggung jawab.
Environmental, social and governance (ESG) menjadi prioritas Pertamina, hal ini dibuktikan dengan pengurangan emisi karbon Pertamina yang mencapai 34% pada tahun 2023, dari proses internal Pertamina.
“Jadi ini semua adalah strategi Pertamina tentang bagaimana kita mengelola keseimbangan antara ketahanan energi dan kelestarian lingkungan dengan baik," ujarnya.
Baca Juga: Lapangan Geologi UGM Hasil Pembangunan Nindya Karya Diresmikan Menteri PUPR
"Kami percaya bahwa semua program tersebut juga ada kuncinya yaitu digitalisasi, keberlanjutan, dan kesiapan sumber daya manusia serta kemajuan teknologi,” tutupnya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***
Artikel Terkait
Pertamina Retail Buka Peluang Kerja Sama Menguntungkan untuk SPBU DODO
Pertamina Retail Lanjutkan Program Literasi Generasi Muda di SDN Nelayan Cisolok-Sukabumi
Kemendesa & PDTT Apresiasi Dukungan Pertamina untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Transmigrasi
Banjir Bandang Landa Sumatera Barat, Pertamina Pastikan Ketersediaan Pasokan Energi di Wilayah Terdampak
Jadi Pionir BUMN Sektor Energi, Pertamina Gandeng Japan Cooperation Center For Petroleum & Sustainable Energy