"Kami yakin dengan adanya Direktorat Manajemen Risiko Perusahaan semakin mantap dan percaya diri dalam mengejar target-target bisnis karena tentunya mitigasi risiko akan lebih optimal."
"Hal ini sangat krusial karena Pertamina NRE banyak mengembangkan bisnis baru sebagai perintis dalam mendukung transisi energi,” tambahnya.
Manajemen risiko yang baik sejalan dengan semangat dan komitmen Pertamina NRE dalam mengimplementasikan aspek environmental, social, and governance (ESG).
Direktorat Manajemen Risiko yang baru dibentuk diharapkan semakin memantabkan pengelolaan aspek ESG agar Perusahaan dapat semain meminimalisasi risiko lingkungan, sosial, dan tata Kelola.**
Artikel Terkait
Kerja Sama Kembangkan EBT dan Smart Grid, Pertamina NRE - Huawei Teken Nota Kesepahaman
Konsisten Dukung Dekarbonisasi, Pertamina NRE Sepakati Komersialisasi Kredit Karbon Bersama PTPN III
Pertamina NRE dan VKTR Sepakat Kembangkan e-Mobility as a Service (e-MaaS) di Indonesia
Pertamina NRE Siap Pasok Energi Bersih Selama Periode Satgas RAFI 2024
Pertamina NRE-Fikom Unpad: Praktisi-Akademisi Garap Komunikasi Strategis Transisi Energi