I-SIM atau Integrated Sustainable Indonesia Movement pada tahun ini telah berjalan selama tiga tahun, diawali oleh I-SIM for Cities untuk Pemerintah Daerah Kota pada 2022, I-SIM for Regencies untuk Pemerintah Daerah Kabupaten pada 2023, dan I-SIM for Cities di tahun ini.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna dalam sesi paparannya menjelaskan alasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten yang bergantian.
“Pelaksanaan program I-SIM untuk Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten memang diselenggarakan secara bergantian,"
"Untuk memberi ruang pengungkapan dan kemudian ruang perbaikan pada daerah-daerah yang telah mengikuti, sehingga kemudian dapat ada continuous improvement hingga kita bersama-sama dapat mencapai target agenda 2030.”
“Kami berharap ajang I-SIM for Cities ini dapat dimaksimalkan oleh pemerintah kota sebagai wadah pengungkapan data dan pengukuran capaian SDGs kota," ujarnya.
"Yang kemudian hasilnya bisa dijadikan rekomendasi penyusunan rencana strategis daerah, pengembangan kapabilitas daerah, membuka peluang investasi, membuka peluang kemitraan dengan daerah lain ataupun kolaborasi multipihak lainnya,” lanjut Sandry.
Selain menjadi wadah pengungkapan data dan aksi pengukuran capaian SDG Kota melalui pemeringkatan, pemerintah kota dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti I-SIM for Ctities.
Hal ini dilakukan untuk pengembangan kapabilitas terhadap standar nasional dan global daerah berkelanjutan, wadah saling belajar dan berbagi pengalaman antara kota.
Baca Juga: Berakhir Pekan di Amerta Hill, Wisata Kolam Renang di Tengah Pesona Alam Kabupaten Bandung
Kemudian mendapatkan rekognisi dan apresiasi sebagai daerah berkelanjutan, dapat menunjukkan daya tarik ESG (environment, social, government) dan TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) dari kota tersebut.
Sehingga berpeluang membuka peluang kolaborasi multipihak, menjadi faktor pendukung peningkatan perekonomian daerah dan peluang investasi yang berkelanjutan, serta hasil dari I-SIM dapat menjadi acuan dan rekomendasi dalam penyusunan rencana strategis daerah.
I-SIM for Cities sendiri akan melaksanan Kick-Off khusus pada Juni 2024.
Pemerintah kota dapat mulai mendaftarkan daerahnya dan mengikuti rangkaian pendampingan, pengisian data, verifikasi, penilaian dan penjurian.
Artikel Terkait
Pemberdayaan Petani Kopi Kencana Windu Bawa Surveyor Indonesia Raih Penghargaan di BCOMMS 2024
KBUMN Tetapkan Dirut Baru PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna: Bersama Kita Memajukan Perusahaan..
Surveyor Indonesia Kembali Gelar Mudik Gratis untuk Masyarakat
Pindad dan Surveyor Indonesia Jalin Sinergi Klaster Manufaktur BUMN
Surveyor Indonesia Siap Dukung Kawasan Industri Makassar Berstandar Internasional