Dengan demikian, diharapkan keterisian tabung LPG sesuai.
Baca Juga: Jelang World Water Forum, Pertamina Patra Niaga Siapkan Pasokan Energi di Bali Aman
“Sekarang sanksinya administrasi, kalau sudah diingatkan dan tidak lagi bisa diingatkan ya dicabut, kalau semua dipidana kan susah, nanti dapat gasnya kita repot juga. Pertama kita tertibkan dulu,” ujar Zulkifli.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan yang juga mendampingi Zulkifli di SPBE mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan pemerintah daerah untuk mengawasi SPBE dalam pengisian tabung LPG.
“Kami dari Pertamina Patra Niaga selaku Subholding yang ditugaskan untuk melakukan pendistribusian dan pengawasan, kami akan terus bekerja sama dengan Kemendag dan juga pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan-pengawasan,” kata Riva.
Baca Juga: Tak Perlu Risau, Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tetap Salurkan Pertalite sesuai Penugasan Pemerintah
Riva melanjutkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga (K/L) terkait, sehingga mendapatkan solusi terbaik untuk penyediaan LPG ke masyarakat.
“Jadi, terkait dengan hal-hal yang tadi disampaikan oleh Pak Menteri, kami support dan juga akan kami laksanakan dengan maksimal.
"Kami juga akan melakukan koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk dapat memberikan solusi yang terbaik bagi pelayanan ke masyarakat,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Tak Perlu Risau, Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tetap Salurkan Pertalite sesuai Penugasan Pemerintah
Jelang World Water Forum, Pertamina Patra Niaga Siapkan Pasokan Energi di Bali Aman
PT Pertamina Patra Niaga JBT Siagakan Pasokan Avtur untuk Hajj Flight di Bandara Adi Soemarmo
Kunjungi SPBE Tanjung Priuk, Mendag Bersama Pertamina Patra Niaga Pastikan Isi Gas LPG Sesuai Takaran
Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE