Webinar IFAWPCA menghadirkan berbagai pembicara diantaranya dari pemerintah yaitu WilanOktavian, S.T., M.P.P.M, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Jalan dan Jembatan, KementerianPUPR Republik Indonesia.
Selain itu, kegiatan dengan meriah dibuka oleh Djoko Sarwono sebagai Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia, Muhammad Fauzan sebagai Wakil Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia, dan Kenneth Loo sebagai Presiden IFAWPCA.
Kegiatan ini pula berlangsung secara dinamis melalui agenda sharing pengalaman dari sederet ahli di bidang konstruksi.
Diantaranya Ir. Dhono Nugroho, Vice President Perencanaan dan Engineering PT Hutama Karya (Persero), Yusuf Maharani sebagai Direktur Teknis PT PP (Persero) Tbk, disertai perwakilan akademisi yaitu Prof. Ir. Biemo Woerjanto Soemardi, M.S.E, Ph.D. selaku Professor of Engineering and Construction Technology, Institut Teknologi Bandung.
Webinar yang berlangsung dengan skala global ini juga mendatangkan praktisi jalan tol dalam dan luar negeri yang membagikan transformasi digital di perusahaan masing-masing dan langkah penting apa yang pertama yang perlu dijalankan.
Yakni Ng Han Liong selaku Founder Hyperlift AI - Singapore, Rafi Aulia sebagai Koordinator BIM Jalan Tol Sigli Banda Aceh PT Hutama Karya (Persero) dan Liew ZiQing sebagai Kepala Digitalisasi, Pengembangan & Pengiriman (3D) Sunway Property - Malaysia.
Kemudian ada Ernest Wijaya selaku General Manager PT. Total Bangun Persada Tbk., Sagar Thorat selaku Sr. Technical Solutions Executive, Autodesk ASEAN, dan Law Eng Khoon Manager of BIM/Digital Engineering dari Gamuda Engineering Malaysia.
“Dalam kegiatan ini, Vice President Perencanaan dan Engineering Hutama Karya menyampaikan bahwa transformasi teknologi sudah menjadi pilihan dalam implementasi berbagai proyek HK, seperti dalam setiap fase Konsesi Jalan Tol Trans Sumatera dari perencanaan hingga operasional pengembangan infrastruktur, guna mewujudkan visi Indonesia dalam melaksanakan transformasi dan kolaborasi digital,” imbuh Fauzan.
Dalam sambutannya, Kenneth Loo sebagai Presiden IFAWPCA menyampaikan pentingnya transformasi digital sebagai langkah komitmen kolektif dalam membangun teknologi digital guna meningkatkan cara kita merencanakan, merancang, dan membangun proyek secara berkelanjutan.
“Transformasi digital memiliki peranan yang vital, dan agenda ini kita upayakan bersama untukmendukung kolaborasi internasional, menciptakan lingkungan profesional bagi industri, dan menjadiplatform dinamis untuk berkolaborasi dan bertukar ide-ide inovatif dalam industri konstruksi.”
Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Jalan dan Jembatan, Kementerian PUPR Republik Indonesia, yang turut hadir secara langsung, menekankan bahwa pemerintah mendukung penuh inisiatif ini dan mendorong penggunaan teknologi digital dalam setiap proyek infrastruktur di Indonesia.
Artikel Terkait
Triwulan I 2024, Hutama Karya Peroleh Kontrak Baru Senilai Rp4,05 Triliun
Sudah Mencapai Lebih dari 61%, Hutama Karya Pastikan Tol Padang Sicincin Semakin Progresif
Dukung Pembangunan Infrastruktur Air, Hutama Karya Hadir di World Water Forum Ke-10
Dukung Pembangunan Infrastruktur Air, Hutama Karya Turut Hadir dalam Gelaran World Water Forum ke-10
Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan, Hutama Karya dan BUMN Bersinergi Lewat Relawan Bakti BUMN 2024