Lebih lanjut, Martin menambahkan bahwa HKA juga telah mempersiapkan strategi untuk membantu Hutama Karya mengoptimalisasi layanan pada dua ruas tol lainnya yaitu Tol Bangkinang - XIII KotoKampar dan Indrapura - Kisaran Seksi II yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Berbeda dengan Tol JORR-S, kedua ruas tol ini merupakan ruas yang akan dan baru dioperasikan tanpatarif.
Dalam persiapan pengoperasiannya, di bidang pelayanan dan pemeliharaan, HKA melakukan langkah strategis dengan memberikan pelatihan khusus kepada personil baru.
HKA juga menerapkan strategi manajemen pemeliharaan jalan yang tepat sesuai analisis kebutuhan jalan tol.
Baca Juga: KAI Rilis Ketentuan Baru Pembatalan Tiket Kereta Api, Prosesnya Jadi Lebih Cepat
“Dari sisi personil kami fokuskan pelatihan terhadap kemampuan dan kecakapan dilapangan sesuai dengan layanan masing-masing," kata Martin.
"Seperti, penanggulangan keadaan darurat (rescue), K3, kemampuan derek hingga pelatihan komunikasi publik (public speaking)."
"Kami juga melakukan optimalisasi utilitas kendaraan operasional, serta melakukan pemeliharaan rutin dan beautifikasi jalan untuk meningkatkan kepuasan pengguna jalan dan menciptakan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman bagi pengguna jalan,” tambahnya.
Sejak bertransformasi menjadi perusahaan penyedia jasa layanan operasional dan pemeliharaan jalan tol pada akhir tahun 2022 lalu, kini HKA telah mengelola sebanyak 14 ruas jalan tol di Sumatra dan Jawa.
Baca Juga: Mengunjungi Air Terjun Tertinggi di Jawa Tengah, Curug Sewu di Kendal Menawarkan Sejuta Pesona
Dari total ruas tersebut, sebanyak 11 ruas milik Hutama Karya, 2 ruas milik INA (IndonesiaInvestment Authority) dan 1 ruas milik PT Hutama Marga Waskita (Hamawas).
Bagi HKA bisnis JLO telah menyumbang pendapatan yang signifikan bagi korporasi. Hingga TW 1 tahun2024 tercatat sebesar 68,5% pendapatan HKA bersumber dari bisnis JLO.
Namun demikian sejumlah tantangan juga dihadapi HKA dalam menjalankan bisnis JLO saat ini, di antaranya adalah kondisi pemeliharaan ruas yang berbeda-beda, kondisi sosial masyarakat, hingga ancaman keamanan di ruas yangdapat mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Baca Juga: IDESS Integrated Drilling Project, Pertamina Drilling Tajak Sumur Perdana di PHR WK Rokan
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik meskipun di tengah tantangan kompleksitas yangkami hadapi."
Artikel Terkait
Dukung Pembangunan Infrastruktur Air, Hutama Karya Hadir di World Water Forum Ke-10
Dukung Pembangunan Infrastruktur Air, Hutama Karya Turut Hadir dalam Gelaran World Water Forum ke-10
Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan, Hutama Karya dan BUMN Bersinergi Lewat Relawan Bakti BUMN 2024
Sukses Gelar Webinar Global IFAWPCA 2024, Langkah dan Komitmen Hutama Karya Mendorong Transformasi Digital Infrastruktur
Peduli Pendidikan dan Sosial, Hutama Karya Berikan Bantuan Renovasi Sekolah dan Pengaspalan Jalan Senilai Rp250 Juta