Pastikan IKN Berkelanjutan, Pemerintah Akan Pasok Green Cement dari SIG

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 3 Juni 2024 | 16:30 WIB
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga dibangun menggunakan pasokan green cement dari SIG. (Dok. SIG)
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga dibangun menggunakan pasokan green cement dari SIG. (Dok. SIG)

Semen PCC untuk infrastruktur umum dan soil stabilizer, slag cement untuk marine structure, highrise building dan bendungan serta semen masonry untuk aplikasi non-struktural.

Baca Juga: Pertama dari Sektor Industri Manufaktur Material Dasar, SIG Dorong Arsip Pabrik Indarung I Menjadi Memory of the World (MOW)

Pengiriman bahan bangunan dari SIG untuk pembangunan infrastruktur Gedung Kemenko 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN). (Dok. SIG)

Green cement hasil karya SIG sejauh ini telah menghasilkan penurunan emisi karbon sampai dengan 38% per ton semen lebih rendah dibandingkan OPC.

Kesiapan SIG dalam menyediakan green cement diharapkan bisa menjawab kebutuhan solusi bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan aset dan sumber daya pendukung kegiatan bisnis di IKN dan daerah mitra yang dikelola oleh kedua belah pihak, serta potensi kerja sama lainnya.

Baca Juga: Bawa Misi Keberlanjutan SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

“Selain memiliki portofolio produk-produk dan solusi bahan bangunan rendah karbon, SIG memiliki keunggulan jaringan produksi dan distribusi yang ekstensif yang mampu memenuhi kebutuhan pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia.

"Maka, selain produk berkualitas dan rendah karbon, SIG juga memberi nilai tambah efisiensi untuk jaminan ketersediaan pasokan dan pengiriman yang tepat waktu,” kata Donny Arsal.

Sejak Desember 2022, SIG dipercaya memasok bahan bangunan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur IKN.

Baca Juga: RUPST Tahun 2024, SIG Putuskan Pembagian Dividen Senilai Rp572 Miliar

Hingga Februari 2024, SIG telah memasok sekitar 400 ribu ton semen dari fasilitas di Balikpapan dan Samarinda yang secara geografis dekat dengan lokasi proyek.

Kerja sama dengan Bina Karya ditargetkan menjadi katalis yang menjadikan SIG sebagai penyedia bahan bangunan dalam kategori green atas penerapan prinsip-prinsip ESG dalam proses produksi dan rantai pasoknya.

Diketahui, bahwa estimasi kebutuhan material dan peralatan konstruksi di IKN periode tahun 2022-2024 di antaranya material semen sebesar 1,94 juta ton dan material beton pracetak dan prategang sebesar 748 ribu ton.

Baca Juga: Kuartal I Tahun 2024, SIG Catatkan Laba Sebesar Rp472 Miliar di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini