Sementara itu, Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan bahwa melalui layanan logistik yang terintegrasi dan efisien, khususnya melalui penjajakan kerja sama dengan lini usaha Garuda Indonesia Group, para anggota Aprindo akan semakin mudah dan cepat dalam melakukan kegiatan ekspor maupun impornya.
Sehingga dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Indonesia di mancanegara, untuk naik kelas dari market domestik menjadi market global.
"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membuat anggota-anggota kita memiliki tambahan services."
Baca Juga: Mitratel Raih Penghargaan Tertinggi di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024
"Kemudian dari sisi teknologi juga tentunya lebih mumpuni, yang tentunya akan menguntungkan bagi peritel," ujar Roy.
"Dengan adanya KirimAja, kita berharap dapat memfasilitasi pengiriman barang-barang yang dapat diekspor."
"Bukan barang-barang bertonase berat seperti industri manufaktur, baja, dan kelas berat lain, karena industri kami adalah barang-barang UMKM, di mana 80 persen barang yang akan kita ekspor adalah makanan dan minuman," tutup Roy. (*)
Artikel Terkait
Jadi Official Airlines World Water Forum, Garuda Indonesia Hadirkan Added Value Bagi Delegasi dari 141 Negara
Dukung Perkembangan Olahraga Nasional, Garuda Indonesia Resmi Jadi Official Airline KONI
Intensifkan Mitigasi Operasional Haji, Garuda Indonesia Tambah 1 Armada untuk Lancarkan Penerbangan Haji 2024
Garuda Indonesia Catatakan Rata-rata OTP 100% Penerbangan Haji Fase 1 Embarkasi Padang
Garuda Indonesia Rampungkan Operasional Penerbangan Haji Fase 1 di Embarkasi Lombok, Lebih dari 4000 Ribu Jemaah Diberangkatkan