"Prinsip utamanya penggunaan sumber daya secara bijaksana,” ucapnya.
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Kejar Penyelesaian Proyek RDMP Balikpapan dengan Kompleksitas Tinggi
Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong, Ernawati mengatakan ketahanan pangan di Distrik Seget ini harus berbasis pada sumber daya lokal yang mudah diakses.
“Masyarakat harus bisa bertani dan berkebun supaya bisa memberikan gizi yang cukup pada anak sehingga tidak ada lagi kekurangan gizi atau stunting,” ujarnya.
Lanjut dia transfer pengetahuan cara bertani yang produktif oleh Kilang Kasim melalui Dinas Ketahanan Pangan Sorong ini harus dimanfaatkan baik-baik oleh masyarakat.
Baca Juga: S&P Global Ratings: Kilang Pertamina Internasional Peroleh Peringkat Credit Rating 'BBB'
“Ini merupakan upaya konkret perusahaan agar tidak terjadi kelaparan dan kekurangan pangan di area sekitar perusahaan,” ucap Ernawati.
Ditambahkan Dinas Ketahanan Pangan Sorong selalu memonitor puluhan distrik agar masyarakat bisa belajar memenuhi gizi yang cukup setiap hari.
“Ini sangat penting untuk menekan angka stunting yang tinggi di wilayah Papua Barat Daya,” tutup Ernawati.***
Artikel Terkait
S&P Global Ratings: Kilang Pertamina Internasional Peroleh Peringkat Credit Rating 'BBB'
Kilang Pertamina Internasional Kejar Penyelesaian Proyek RDMP Balikpapan dengan Kompleksitas Tinggi
Hadapi Libur Panjang Idul Fitri, PT Kilang Pertamina Internasional Unit Pastikan Produksi dan Supply BBM Aman
Kilang Pertamina Internasional Sabet 13 Penghargaan di Ajang CSR dan ESG Internasional
Perkuat Bisnis Lumpur Pengeboran, Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai Produksi SF 05