Kabar BUMN – Dini hari Senin (10/6) pukul 02.00 WIB, telah terjadi kebocoran pipa Tuban.
PT Pertamina Patra Niaga melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tuban langsung bergerak cepat menangani kebocoran pipa ini.
Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan dinding pengamanan mampu memagari agar rembesan tidak meluber (auto protection).
Baca Juga: 5 Bukit Tinggi di Yogyakarta yang Strategis untuk Memandangi Keindahan Matahari Terbenam
Selain itu, penanganan dilakukan dengan mengerahkan vacuum truk (penyedot minyak) dan oil absorbent (penyerap minyak) agar minyak yang keluar segera tertangani.
Sebagai antisipasi keselamatan warga, Pertamina segera melakukan evakuasi warga desa Tasikharjo yang berada di sekitar area kebocoran.
Evakuasi warga tetap dilakukan meskipun pemukiman warga berada di jarak yang cukup jauh dari Terminal BBM Tuban.
Baca Juga: Kantongi Kepercayaan Industri Australia, DAHANA Kembali Ekspor 250 Ton Bahan Peledak
Area Manager Communication, Relation & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menyatakan bahwa kondisi sudah berangsur membaik dan penyebab kebocoran masih dalam investigasi.
"Kondisi sudah berangsur membaik dan sebagian warga sudah kembali ke rumah," ungkap Ahad.
"Penyaluran BBM ke masyarakat Tuban dan sekitarnya tetap berjalan normal dan stok dipastikan aman," tutupnya.***
Artikel Terkait
Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE
Rutin Gelar Inspeksi, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Libatkan Semua Pihak
Awasi Pengisian LPG di SPBE dan SPPBE Wilayah Sukabumi, Pertamina Patra Niaga Kunjungi Tiga Titik Lokasi
Pengawasan Pengisian Gas LPG Terus Berlanjut, Kali Ini Pertamina Patra Niaga Kunjungi SPBE dan PPBE di Wilayah Banten
Pertamina Patra Niaga Tambah 11.4 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Idul Adha