Wujudkan Hunian Ramah Lingkungan, Perumnas Kantongi Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 12 Juni 2024 | 07:30 WIB
Hunian Samesta Parayasa - Perumnas wujudkan hunian ramah lingkungan dengan sertifikasi bangunan gedung hijau, menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD). (Dok. Perumnas)
Hunian Samesta Parayasa - Perumnas wujudkan hunian ramah lingkungan dengan sertifikasi bangunan gedung hijau, menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD). (Dok. Perumnas)

Kabar BUMN - Dalam rangka mewujudkan komitmen korporasi terhadap lingkungan yang berkelanjutan, Perum Perumnas telah mengambil langkah proaktif dengan mengembangkan kawasan hunian yang mendukung prinsip go green.

Salah satu strategi utama yang diadopsi adalah pengembangan hunian yang menggabungkan teknologi ramah lingkungan dan integrasi dengan transportasi umum, yang dikenal dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Perumnas telah memadukan teknologi rendah karbon dan berkelanjutan dalam pengembangan sektor perumahan.

Baca Juga: 6 Kota Tertua di Dunia, Tertua Umurnya Sekitar 11.000 Tahun

Integrasi antara desain dan teknologi hijau ini menjadi satu keberhasilan Perumnas hingga meraih Sertifikat Bangunan Gedung Hijau dalam program Indonesia Green Affordable Housing (IGAHP) yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR.

Penghargaan ini menunjukkan komitmen Perumnas dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan pada setiap proyek yang dikembangkannya.

Sebagai inisiasi percontohan, proyek hunian Perumnas telah mendapat sertifikasi Bangunan Gedung pada program Indonesia Green Affordable Housing (IGAHP).

Sejumlah proyek tersebut adalah Samesta Dramaga Bogor, Samesta Parayasa Bogor, Samesta Royal Campaka Purwakarta dan Samesta Pasadana Bandung.

Baca Juga: BSI Hadirkan Program Pemagangan Terstruktur BiBiT Bagi Lulusan SMA/SMK - S1, Cek Kualifikasi Lengkapnya

Sertifikasi ini menandai Perumnas turut mendukung komitmen pengembangan hunian landed yang memenuhi kriteria lingkungan dan keberlanjutan.

Termasuk efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan limbah, dan penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan.

Konsep yang serupa juga telah diimplementasikan Perumnas pada Hunian TOD yang memiliki dampak signifikan dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Perumnas mendorong penggunaan transportasi umum seperti KRL Jabodetabek yang terintegrasi langsung dengan kawasan hunian.

Baca Juga: Untuk Kali Ketiga, Sirkuit Internasional Mandalika Menjadi Lokasi Kompetisi Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini