Selain itu, kehadiran bendungan ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.
Pada proyek ini, DAHANA mendapatkan kontrak pekerjaan dari PT Brantas Abipraya - PT Bumi Karsa, KSO untuk Pekerjaan Penggalian dan Proteksi Terowong.
Dalam pengerjaannya, tim menghadapi berbagai macam tantangan seperti, pekerjaan berada di remote area dengan fasilitas yang terbatas, struktur bebatuan yang kompleks dan rentan longsor, besarnya debit air, hingga kondisi cuaca yang tak menentu.
Baca Juga: Mandiri Digipreneur Hub Perkuat Digitalisasi dan Pengelolaan Keuangan UMKM
“Alhamdulillah, berkat kerja sama tim yang berkompeten dan berpengalaman serta dukungan semua pihak, DAHANA berhasil melewati tantangan yang ada dan menyelesaikan breakthrough sesuai target dengan zero accident,” ujar Manajer Operasional Wilayah Sulawesi Divisi Kuari & Kontruksi Yondra Feta Erizal.
Breakthrough Terowongan Pengelak Bendungan Budong-Budong turut dihadiri oleh PPK Bendungan Budong-Budong, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Kementerian PUPR.
Kemudian Bpk. Dendi Tri Kusumah Darga selaku Project Manager PT Brantas Abipraya-PT Bumi Karsa, KSO, PT Indra Karya, PT Tuah Agung Anugrah, PT Ciria Jasa E. C., KSO selaku konsultan supervisi beserta seluruh tim proyek Pembangunan Bendungan Budong-Budong dan mitra DAHANA lainnya.***
Artikel Terkait
PT DAHANA Raih Penghargaan “The Most Promising Company In Marketing 3.0"
PLB DAHANA Tawarkan Banyak Keuntungan Bagi Pelaku Migas di Indonesia
Mahasiswa Jakarta Global University Belajar Sistem Supply Chain di DAHANA
DAHANA Beri Bantuan Fasilitas Pendidikan ke SD DARMAGA v Subang, Pihak Sekolah: Bantuan Ini Sangat Berarti Bagi Kami..
Kantongi Kepercayaan Industri Australia, DAHANA Kembali Ekspor 250 Ton Bahan Peledak