Ia melanjutkan, hal ini diklaim berkat pergeseran rantai pasokan dan perkembangan pesat ekonomi kawasan tersebut.
“Fortune Southeast Asia 500 (500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Fortune) mencerminkan kawasan yang dinamis dan cepat berubah, kawasan yang ekonomi intinya tumbuh jauh lebih cepat daripada Eropa atau Amerika Serikat.
"Ini sebagian karena Asia Tenggara mengambil peran yang jauh lebih penting dalam ekonomi global, tidak terkecuali karena sejumlah perusahaan multinasional Global 500 telah mengalihkan lebih banyak rantai pasokan mereka ke negara-negara Asia Tenggara,” kata Clay Chandler.
Fortune Southest Asia 500 2024 mencatat, Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, disusul Thailand dengan 107 perusahaan.
Baca Juga: Idul Adha 1445 H, Hutama Karya Group Salurkan 196 Hewan Kurban Berkualitas
Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan.
Sementara itu Vietnam dengan 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan.***
Artikel Terkait
Amankan Listrik Selama Idul Adha 1445 H, PLN Tetapkan Masa Siaga Tiga Hari Berturut
Raih Kemenangan Dramatis 3-2 Atas BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Naik 4 Besar Proliga 2024
Masyarakat Pulau Bembe Kabupaten Selayar Nikmati Listrik Bersih dari PLTS PLN 176 kWp
Libur Idul Adha 1445 H, PLN Siagakan 1.470 SPKLU Layani Kendaraan Listrik di Berbagai Daerah
Idul Adha Berbagi, PLN Bersama Yayasan Baitul Maal Distribusikan Daging Kurban ke Seluruh Indonesia