"Mengingat ini merupakan kesempatan berharga untuk bertukar pengetahuan guna mengembangkan kebijakan, inovasi, dan teknologi," terang Arief.
Dalam forum tersebut AGI juga turut memaparkan mengenai statistik dan tantangan industri gula Indonesia, diantaranya tantangan infrastruktur pabrik gula, hilirisasi, integrasi industri gula, energi, dan bioethanol, serta pertumbuhan areal Perkebunan tebu, serta riset dan inovasi yang harus terus ditingkatkan.
Adapun The 6 th Meeting of ASEAN Sugar Alliance digelar selama dua hari dari 24-25 Juni 2024, di Jakarta.
Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) Dukung Budidaya Lebah Madu di Desa Embawang, Serahkan Sebanyak 8 Stup
Pertemuan dihadiri oleh perwakilan pemerintahan dan pelaku industri gula dari 8 negara, seperti Indonesia sebagai negara tuan rumah, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Thailand, Vietnam, dan Australia.***
Artikel Terkait
Perkuat Digitalisasi Rantai Pasok, ID FOOD Jaga Ketahanan Pangan Asia Tenggara
PT Sang Hyang Seri Bersama ID FOOD Group Gelar Program TJSL di Lumbung Pangan Sukamandi: Dukung Kesejahteraan Masyarakat dan Lingkungan
Komitmen Perkuat Tata Kelola Perusahaan yang Baik, ID FOOD dan Anak Perusahaan Dukung Proses Bersih-Bersih BUMN
Masuk Musim Giling Tebu 2024, ID FOOD Jaga Pasokan Gula dan Kuatkan Ekosistem Gula dari Hulu ke Hilir
Potong Ratusan Hewan Kurban, ID FOOD Dorong Peningkatan Konsumsi Protein Hewani Masyarakat