Blok minyak itu terletak di bagian selatan Irak, dekat dengan kota Basra, 400 kilometer sebelah tenggara Ibu Kota Baghdad.
Dalam operasinya di West Qurna 1, Pertamina bermitra dengan Petrochina, ITOCHU, Basra Oil Company dan Oil Exploration Company.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa ekspansi PIEP ke lapangan luar negeri sejalan dengan visi Pertamina dan aspirasi Kementerian BUMN, yaitu Go Global.
Baca Juga: 5 Varian Jus Penurun Kadar Kolesterol yang Sebaiknya Dikonsumsi Secara Rutin
“Pembukaan kantor baru PIEP di kawasan Timur Tengah ini akan membuka potensi baru bagi pengembangan usaha perusahaan di bidang hulu dan semakin menguatkan positioning Pertamina di industri migas internasional,” ungkap Fadjar.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai member sejak Juni 2022.
PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.
Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.
Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.***
Artikel Terkait
Membanggakan! Direksi Pertamina Raih Penghargaan di 2 Ajang Internasional
16 Tahun Pertamina Drilling: “Go Worldwide Embrace the Future”
Pertamina Berkomitmen Perkuat Jargas untuk Percepatan Transisi Energi
Pertamina Hulu Rokan (PHR) Buka Program Magang Kerja Batch ke-5, Simak Persyaratannya
Pertama di Indonesia, Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju Bangun Taman Rawa di Jakabaring, Tanam 55 Spesies Pohon Langka