"Melalui program akuisisi captive power ini, PLN siap mendukung operasional PT SMART Tbk dengan layanan listrik berkualitas sehingga mampu menopang aktivitas perkebunan dan meningkatkan jumlah produksi minyak sawit,” ujar Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) Muhammad Joharifin menjelaskan, kesuksesan suplai listrik 18,58 MVA tahap II ke PT SMART Tbk ini merupakan langkah lanjutan dari program akuisisi captive power tahap I yang dilakukan pada Desember 2023 lalu dengan daya terpasang sebesar 1,1 MVA.
Selanjutnya, PLN kata Joharifin akan menambah kapasitas suplai menjadi 20 MVA setelah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) dari Tarjun, Kalimantan Selatan ke Grogot, Kalimantan Timur selesai.
“PT SMART Tbk kini menjadi pelanggan Tegangan Menengah terbesar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. PLN mengapresiasi PT SMART Tbk atas kepercayaannya menggunakan listrik dari PLN,” pungkas Joharifin.***
Artikel Terkait
PLN Pasok Listrik Hijau untuk Uniqlo Indonesia Sebesar 8.978 MWh melalui Layanan REC
Uniqlo Indonesia Inisiatif Gunakan Listrik Hijau, PLN: Kami Berharap Lebih Banyak Perusahaan Mengikuti Jejak ini
Kembali ke Jalur Kemenangan, Jakarta Electric PLN Tekuk Pertamina Enduro 3-1 di Final Four Proliga 2024
TJSL Kolaborasi Subholding PLN Grup Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Digital UMK di Gunungkidul
PLN Sukses Layani Listrik Tanpa Kedip Selama Gelaran MXGP Seri 2 Lombok