ASDP Perkuat Keselamatan dan Layanan Penyeberangan dengan Kebijakan Zonasi di Merak dan Bakauheni

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 12 Juli 2024 | 06:30 WIB
ASDP berkomitmen meningkatkan keselamatan dan layanan penyeberangan melalui penerapan kebijakan zonasi di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. (Dok. ASDP)
ASDP berkomitmen meningkatkan keselamatan dan layanan penyeberangan melalui penerapan kebijakan zonasi di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. (Dok. ASDP)

Seperti dalam penerapan kebijakan sterilisasi di pelabuhan Bakauheni yang sesuai amanah regulasi telah dijalankan kurang lebih dua bulan ini, ASDP telah melakukan sosialisasi dan koordinasi.

ASDP juga mendapatkan dukungan dari Polres Lampung Selatan, BPTD II Lampung, KSOP Bakauheni, DPC Gapasdap, dan DPC INFA setempat untuk memastikan penerapa di lapangan berjalan lancar dan terkendali.

"Untuk menjaga konsistensi kebijakan sterilisasi ini, kami meminta penguatan tambahan tenaga keamanan dari pihak Kepolisian dan/atau TNI," ujar Capt Rudi Sunarko, GM ASDP Cabang Bakauheni.

Baca Juga: Punya Telkomsel Poin? Tukar dengan Kupon Undi-undi Hepi Saja, Hadiah Mobil Mitsubishi Xpander Menanti Kamu

"Selain itu, akan dipasang CCTV serta akomodasi bagi pengurus truk di ruang tunggu terminal reguler penyeberangan yang berada di area terminal bus pelabuhan Bakauheni untuk melakukan pemantauan."

"Tentunya, zona ini dikategorikan sebagai Zona A-1, di mana pengguna jasa yang tidak bertiket penyeberangan diperbolehkan berada di area tersebut sesuai peraturan PM yang berlaku. Jadi, bukan berada di zona terlarang," tambah dia.

Dalam peningkatan Tata kelola zonasi, ASDP akan menerapkan strategi dan implementasi yang terencana untuk memperbaiki situasi secara signifikan.

Baca Juga: Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Disajikan Saat Makan Malam Agar Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Hal ini mencakup penanganan kendaraan dan logistik, layanan penumpang, serta pergerakan dan alur kendaraan di dalam pelabuhan serta peningkatan Infrastruktur yang merupakan modernisasi dan peningkatan infrastruktur pendukung.

Seperti jalan dan rambu-rambu untuk memastikan pergerakan yang lancar dan efisien di dalam pelabuhan. Hal ini tentu akan mendukung efisiensi operasional dan kenyamanan pengguna jasa.

"Kami sangat menghargai pengertian dan kerja sama dari seluruh pihak terkait penerapan kebijakan ini sesuai amanah UU dan untuk terciptanya pelayanan penyeberangan bagi seluruh pengguna jasa yang tertib, aman, lancar dan selamat," tuturnya.

Baca Juga: Cara Dapatkan Tiket Nonton Film Jurnal Risa by Risa Saraswati Bareng Movie Cast di Livin' by Mandiri, Gampang Banget!

Sejalan dengan kebijakan sterilisasi pelabuhan, ASDP juga konsisten dalam menghadirkan pelayanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik calo melalui program "Say No to Calo".

Program ini mulai diberlakukan pada Senin (1/7) di empat cabang utama ASDP, yaitu Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk.

Manajemen merancang program "Say No to Calo" yang bertujuan melindungi pengguna jasa dari praktek percaloan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini