"Kolaborasi dengan IBC juga akan ditingkatkan untuk penggunaan lebih banyak EV dan energi ramah lingkungan dengan battery energy storage di masa depan,” tambahnya.
Baca Juga: Walking Tour di Kawasan Pasar Baru, Pusat Perbelanjaan yang Sangat Elit di Zaman Kolonial
Penggunaan kendaraan bertenaga listrik di sektor pariwisata dapat memberikan manfaat berupa pengurangan emisi karbon.
Menurut studi Lenzen (2018), sektor pariwisata di 12 Juli 2024 seluruh dunia menyumbang sekitar 8% dari total emisi global.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), telah berkomitmen mengurangi emisi karbon di sektor pariwisata 50%, dan peta jalan pengurangan ini sudah ditetapkan.
Baca Juga: KAI Group Layani 218 Juta Penumpang Pada Semester I 2024
Selain di Kawasan Nusa Dua Bali, IBC dan ITDC juga berencana akan mengembangkan kerjasama di wilayah ITDC lainnya seperti, The Mandalika, Lombok dan The Golo Mori, Labuan Bajo.
Kolaborasi antara IBC dan ITDC akan terus dikembangkan dalam mewujudkan new energy ecosystem di sektor pariwisata.
Pilot project di kawasan The Nusa Dua ini diharapkan dapat menggerakkan sektor pariwisata hijau, sambil mengumpulkan masukan terkait user experience, sehingga kenyamanan pengguna kendaraan listrik berbasis baterai dapat ditingkatkan, dan akhirnya ekosistem hijau sektor pariwisata dapat terbangun.***
Artikel Terkait
Menyambut Iduladha 1445 H, ITDC Menyerahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Stakeholders
ITDC Dukung Promosi Budaya dan Potensi Wisata Lokal Melalui Indonesia Gastrodiplomacy Series
PT ITDC Nusantara Utilitas Segera Capai Target Progress Konstruksi Jaringan Distribusi Pipa Gas Alam di Kawasan The Nusa Dua
Dukung Community Based Tourism, ITDC Salurkan Bantuan Tempat Sampah untuk Tiga Desa Adat di Benoa, Bali
Sinergi PT Pelita Air Service dengan ITDC, Optimalkan Kinerja Sektor Pariwisata