Erick Thohir: Tata Kelola BUMN Diakui OECD

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 22 Juli 2024 | 10:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Instagram/erickthohir)
Menteri BUMN Erick Thohir (Instagram/erickthohir)

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN terus berkomitmen mengadopsi best practices yang direkomendasikan oleh OECD.

Baca Juga: Erick Thohir Resmikan Kolaborasi PT Pos dan TikTok, Ungkap Potensi RI di Ekonomi Digital

Langkah untuk meningkatkan tata kelola BUMN ini diambil guna memastikan persaingan yang sehat antara BUMN dan perusahaan swasta.

Dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah, BUMN tidak lagi diberikan perlakuan istimewa.

Langkah ini memastikan bahwa semua perusahaan, baik BUMN maupun swasta, memiliki kesempatan yang sama dalam proses pengadaan, sehingga menciptakan iklim persaingan yang lebih sehat dan adil.

Baca Juga: Erick Thohir: Jangan Jadikan Indonesia Market Saja, Kita Sudah Ekonomi Besar

Selain itu, keterlibatan pemerintah dalam operasi bisnis komersial BUMN sudah berkurang secara signifikan dibandingkan sebelumnya.

Hal ini menunjukan upaya pemerintah dalam memberikan lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas kepada BUMN dalam mengelola operasional mereka.

Saat ini, Indonesia dalam proses akan menjadi anggota penuh OECD.

Baca Juga: Relaunching Yayasan BUMN, Erick Thohir: Transformasi Menuju Program Adaptif, Efektif dan Efisien

Tujuan Indonesia menjadi anggota penuh OECD adalah memperkuat daya saing secara global termasuk BUMN.

Pencapaian ini tentu menjadi titik terang bahwa Indonesia semakin dekat dengan target menjadi anggota penuh OECD.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini