“Selain menambah jam operasional selama 24 jam selama penerbangan haji, kami juga menambah operator refueller pada jam-jam penerbangan haji untuk mendukung armada truk refueler yang kami tambahankan di 13 bandara tersebut serta berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk penyiapan parking stand dan uplift volume,” tutup Maya.***
Artikel Terkait
Inspeksi Mendadak, Pemko Lhokseumawe dan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Penyaluran LPG Subsidi Tepat Sasaran
Pertamina Patra Niaga Bawa Transisi Energi “Hijau” di GIIAS 2024
GIIAS 2024, Ajang Pertamina Patra Niaga Menunjukkan Komitmennya Mendukung Era Energi Bersih
Lewat Anak Usaha Pertamina Patra Niaga, Indonesia Pasok Energi ke Timor Leste
Pertamina Patra Niaga Perluas Pendataan QR Code Pertalite