Yadi menambahkan bahwa saat ini nilai investasi yang masuk ke KITB sudah mencapai sekitar Rp14 triliun dari utilisasi lahan seluas 271 hektare.
Adapun investasi yang masuk berasal dari sejumlah negara di Asia, Amerika, dan Eropa.
Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan mengatakan, “KITB menyediakan utilitas dasar yang lengkap dengan berorientasi pada keberlanjutan."
Ia menambahkan, utilitas tersebut antara lain industri berbasis teknologi (SEG Solar), penggunaan energi terbarukan, pengelolaan Water Treatment Plant (WTP), Waste-Water Treatment Plan (WWTP), Sewage Treatment Plant (SWTP) dan infrastruktur terpadu yang ramah lingkungan, fasilitas hunian bersertifikasi Greenship Neighborhood, serta bisnis model yang berkelanjutan dan berdaya saing dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Kami optimistis bahwa KITB dapat turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi Indonesia dan turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambah Yadi.***
Artikel Terkait
Kolaborasi dengan KITB, PLN Icon Plus Siap Wujudkan Kawasan Industri yang Smart, Integrated, dan Sustainable
World Water Forum ke-10 di Bali: Holding BUMN Danareksa Buktikan Komitmen Nyata Wujudkan Percepatan Akses Air Bersih di Indonesia
Inilah Bendungan Sepaku Semoi Karya Brantas Abipraya yang Baru Saja Diresmikan Presiden RI
Info Magang untuk Mahasiswa S1 Akuntansi/Keuangan di PT Danareksa, Berikut Kualifikasi Selengkapnya
Program TJSL Danareksa Dorong Pemberdayaan Perempuan Penyandang Disabilitas