Menyambut inisiatif ini, Corporate Secretary PGE Kitty Andhora menyampaikan bahwa pengembangan pupuk nanosilika ini merupakan insiatif Perusahaan untuk berkontribusi pada sektor pertanian di Sulawesi Utara.
Baca Juga: PGE dan PLN IP Percepat Transisi Energi dan Optimalkan Pemanfaatan Panas Bumi
Dia menekankan bahwa inisiatif yang menghasilkan produk pupuk dan booster cair berkualitas ini tidak hanya menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat, yaitu petani, melainkan juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan pengembangan agribisnis di sekitar area operasi.
“Kami bangga bahwa energi geotermal dari PGE Area Lahendong yang kini menyumbang 30% pasokan listrik di Sulawesi Utara tidak hanya menjadi tulang punggung transisi energi nasional menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, namun juga berkontribusi mendorong perekonomian dan potensi agribisnis di sekitar area operasi yang merupakan inisiatif pemanfaatan panas bumi selain ketenagalistrikan (beyond electricity).
"Dengan kerja sama ini, PGE optimistis bahwa geotermal memiliki peran yang sentral dalam agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” ujar Kitty Andhora.***
Artikel Terkait
PGE dan PLN IP Percepat Transisi Energi dan Optimalkan Pemanfaatan Panas Bumi
PGE Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Investor Day 2024
PGE Gaet Elnusa, PertaMC dan PGAS Solution untuk Mewujudkan Transisi Energi Bersih
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong Raih Penghargaan di International CSR Excellence Awards 2024
Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di BISRA, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Tunjukkan Capaian dan Inovasi di Bidang CSR