Sang Hyang Seri Dukung Gerakan Pangan Murah, Inisiatif Badan Pangan Nasional dan TVRI

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 3 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Sang Hyang Seri berpartisipasi dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan LPP TVRI di Jakarta Pusat. (DOK.PT Sang Hyang Seri)
Sang Hyang Seri berpartisipasi dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan LPP TVRI di Jakarta Pusat. (DOK.PT Sang Hyang Seri)

Kabar BUMN – PT Sang Hyang Seri (SHS) berpartisipasi dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan LPP TVRI.

Gerakan Pangan Murah (GPM) ini diadakan dalam rangka menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) TVRI yang ke-62.

Kegiatan ini berlangsung di kantor pusat TVRI, Senayan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Bank BTN Kembali Buka Loker Jalur Officer Development Program, Simak Cara Daftar dan Kualifikasi Lengkapnya

GPM merupakan inisiatif penting yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Dalam acara ini, PT SHS menyediakan beras premium berkualitas tinggi.

Harga beras yang disediakan bersaing dengan yang lain.

Baca Juga: Komitmen Terapkan Aspek ESG, Hutama Karya Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Kepala Cabang Banten yang membidangi area pemasaran DKI Jakarta PT SHS Rai Rearizki mengatakan, partisipasi SHS dalam kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam stabilisasi pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat antusias dapat berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah ini.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pangan, SHS selalu berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya beras,” kata Rai.

Baca Juga: Hubungkan Dua Tol di Sumatra Selatan, HKI Garap Proyek Pembangunan Junction Palembang

Diharapkan melalui acara ini, pemangku kepentingan dapat bersama-sama menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini