Produk Heavy Aromatic Pertamina Petrochemical Trading Mulai Dipasarkan, Perkuat Lini Bisnis Produk Petrokimia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 16:00 WIB
PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem) pasarkan produk Heavy Aromatic. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga )
PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem) pasarkan produk Heavy Aromatic. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga )

Selain memperkuat pemasaran dan penjualan produk Heavy Aromatic, Pertachem terus memperluas pengembangan jaringan pemasaran produk lainnya, seperti:

Baca Juga: BNI Dorong UMKM Go International Lewat BNI Expo 2024

- Produk Polymer (Polypropylene, Polyethylene, Polystyrene, Masterbatch, Polyvinyl Chloride, dan Polyethylene Terephthalate, dan Ethyl Vinyl Acetate);

- Produk Aromatic Olefin (Paraxylene, Benzene, Propylene, Orthoxylene); dan

- Produk lainnya (Calcium Carbonate, Purified Terephthalic Acid, dan lainnya).

Baca Juga: Rekomendasi Investasi Minim Risiko yang Cocok untuk Pemula

Terpisah, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan Pertachem memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia dengan memastikan pemasaran produk-produk petrokimia yang dibutuhkan oleh berbagai sektor industri.

“Sebagai bagian dari Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga, Pertachem menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam industri petrokimia, terlihat dari inisiatif strategisnya untuk memperkuat rantai pasokan dalam negeri,” tutur Heppy.

Lebih lanjut Heppy menjelaskan salah satu contoh yang dilakukan oleh Pertachem adalah distribusi produk Orthoxylene dari kilang TPPI di Tuban, yang berkontribusi pada pengurangan ketergantungan impor dan memperkuat basis industri dalam negeri.

Baca Juga: Tutorial Ikut Undi-Undi Hepi, Simak Panduan Lengkap Cara Tukarkan Poin di Aplikasi MyTelkomsel

Langkah ini, lanjut dia, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Pertamina Group terus berinovasi dengan mengembangkan produk-produk baru melalui program crude-to-chemical downstream. Program ini bertujuan untuk mengubah minyak mentah menjadi produk petrokimia berkualitas tinggi, mendukung keberlanjutan industri dan pencapaian target Net Zero Emission 2060.

"Pendekatan ini juga mencerminkan komitmen Pertamina terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” pungkas Heppy.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini