PT PG Rajawali II, Benteng Terakhir Industri Gula di Jawa Barat yang Kinerjanya Makin Mentereng

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 7 Agustus 2024 | 16:30 WIB
PT PG Rajawali II menjadi penopang bagi pasokan gula dan sumber penghasilan petani tebu di wilayah Jawa Barat. (DOK.ID FOOD)
PT PG Rajawali II menjadi penopang bagi pasokan gula dan sumber penghasilan petani tebu di wilayah Jawa Barat. (DOK.ID FOOD)

Kabar BUMN – Langkah membangun swasembada gula nasional perlu didukung oleh perbaikan kinerja pabrik gula yang berkelanjutan, sehingga berdampak pada peningkatan skala bisnis dan kesejahteraan petani tebu.

Kondisi tersebut yang saat ini tengah didorong oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/Holding BUMN Pangan ID FOOD melalui anak usahanya PT PG Rajawali II.

Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto melalui keterangannya, Rabu, (7/8/2024), di Kota Cirebon, mengatakan, sebagai satu-satunya pabrik gula di wilayah Jawa Barat, PT PG Rajawali II menjadi penopang bagi pasokan gula dan sumber penghasilan petani tebu di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: 18 Twibbon HUT RI ke-19 untuk Semarakkan 17 Agustus 2024, Download Gratis di Sini!

“PT PG Rajawali II menjadi tulang punggung sekaligus benteng terakhir bagi keberlanjutan industri gula di Jawa Barat. Untuk itu, kinerjanya akan terus kita perkuat,” ujarnya.

Sis Apik mengatakan, penguatan kinerja tersebut terlihat dari peningkatan capaian perusahaan di 2023.

Pada tahun lalu perusahaan yang berpusat di Cirebon ini berhasil membukukan penjualan Rp2,1 triliun atau meningkat 42% dari capaian tahun sebelumnya di angka Rp1,4 triliun.

Baca Juga: Capai Produktivitas 8 Ton per Hektare, Agrosolution Pupuk Kaltim Sukseskan Panen di Jember

Pertumbuhan penjualan ini turut berdampak pada torehan laba bersih sebesar Rp68 miliar.

Raihan tersebut melonjak 263% dari tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2022 perusahaan masih mencatatkan rugi bersih Rp42 miliar.

“Saat ini kinerja PT PG Rajawali II Cirebon semakin membaik seiring berbagai pembenahan dan inovasi di sektor on farm dan off farm yang telah dilakukan,” paparnya.

Baca Juga: Wajib Kunjung! Wisata Air Terjun yang Dipercaya Bekas Lokasi Petilasan Dewa dan Tokoh Sakti di Wonogiri

Capaian kinerja positif tersebut, menurut Sis Apik, sejalan dengan peningkatan kinerja operasional perusahaan.

Pada tahun 2023 luas areal tebu yang dikelola PT PG Rajawali II meningkat 13%, dari 15 ribu ha di tahun 2022 menjadi 17 ribu ha di tahun 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini