Hutama Karya Garap 2 Proyek Besar, Pembangunan SPU di Karawang dan Rehabilitasi Jalan di Timor Leste

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 17:30 WIB
Hutama Karya garap 2 proyek strategis, yakni pembangunan SPU di Karawang dan rehabilitasi jalan di Timor Leste (DOK.Hutama Karya)
Hutama Karya garap 2 proyek strategis, yakni pembangunan SPU di Karawang dan rehabilitasi jalan di Timor Leste (DOK.Hutama Karya)

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali mendapatkan 2 (dua) kontrak baru dengan total nilai Rp 484 miliar.

Pertama, proyek pembangunan Gedung Infrastruktur Tahap 2 Kawasan Karawang Paket 9 milik Bank Indonesia.

Dan kedua, rehabilitasi jalan Kota Paket 11 Seksi Kota Maliana Tahap 2 di Timor Leste.

Baca Juga: Konser Kamardikan 2024 dari Yogyakara Royal Orchestra Segera Digelar, Siap-siap War Tiket Gratis 10 Agustus!

Pada proyek pembangunan Gedung Infrastruktur Tahap 2 Kawasan Karawang Paket 9 milik Bank Indonesia, sebelumnya telah dilakukan serah terima lahan dan pre-construction meeting.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Executive Vice President (EVP) Divisi Gedung Hutama Karya, Nyoman Endi Mahendra di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta pada Jumat (21/6) lalu.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menyampaikan bahwa proyek ini merupakan rangkaian dari pembangunan Sentra Pengolahan Uang (SPU) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis dan akuntabilitas pengelolaan uang rupiah di Indonesia.

Baca Juga: Prestasi Gemilang, Badak LNG Bawa Pulang 4 Penghargaan Platinum dari ENSIA 2024

“Proyek senilai Rp 166 miliar ini akan dikerjakan selama 240 hari kalender, dimulai sejak bulan Juni lalu dan ditargetkan selesai pada bulan Februari 2025 mendatang,” ujar Adjib.

Dalam proyek ini, Hutama Karya mengerjakan berbagai aspek penting yang mencakup pekerjaan persiapan, pembangunan akses jalan, utilitas, hingga mechanical, electrical and plumbing.

Seluruh proses tersebut didukung dengan pemanfaatan digital construction seperti:

  • Penerapan digital survei dengan LiDar (Light Detection and Ranging);
  • Building Information Modelling untuk merencanakan, merancang, membangun maupun mengelola konstruksi dengan lebih efisien;
  • Penggunaan Cubicost untuk mendapatkan kuantitas material yang akurat; hingga
  • Pengaplikasian Rebar Tying Machine sebagai alat bantu pembesian yang ergonomis.

Baca Juga: PT Pertamina Hulu Indonesia dan BOSF Teruskan Kerja Sama Pelestarian Orangutan di Kalimantan Timur

Sementara untuk proyek lainnya yakni Rehabilitasi Jalan di Kota Maliana, kontrak telah ditandatangani secara terpisah oleh EVP Divisi Sipil Umum Hutama Karya periode 2019-2024, Ari Asmoko dan Minister of Public Works Republik Demokratik Timor Leste, Samuel Marçal pada Kamis (4/7) lalu.

Lebih lanjut Adjib menjelaskan bahwa Hutama Karya akan merehabilitasi jalan utama di Kota Maliana sebagai pusat perekonomian di wilayah Distrik Bobonaro yang merupakan kota terbesar ketiga di negara Timor Leste dengan panjang mencapai 18,8 km senilai $ 21.228.762,- .

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini