PGE Sabet Penghargaan Katadata Green Initiative Awards 2024, Komitmen Energi Bersih Diapresiasi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:00 WIB
 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) berhasil meraih penghargaan Katadata Green Initiative Awards 2024 atas komitmen dan inisiatifnya dalam pengembangan energi bersih di Indonesia. (Dok. PGE)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) berhasil meraih penghargaan Katadata Green Initiative Awards 2024 atas komitmen dan inisiatifnya dalam pengembangan energi bersih di Indonesia. (Dok. PGE)

KGIA 2024 merupakan ajang penghargaan yang diperuntukkan mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang menerapkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan dampak bagi lingkungan dan menciptakan sistem yang berkelanjutan.

Penilaian dalam penghargaan ini dilakukan dengan mengidentifikasi komitmen dan inovasi perusahaan pada praktik-praktik hijau (green practices), seperti transisi energi bersih, komitmen rendah emisi, hingga keuangan berkelanjutan.

Dalam upaya mengembangkan energi geotermal, PGE telah mencanangkan dan merencanakan berbagai proyek penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi sekaligus mengeksplorasi potensi baru sumber daya panas bumi.

Baca Juga: Syarat dan Ketentuan Mengikuti Program Undi-undi Hepi Telkomsel Periode Agustus 2024, Simak Selengkapnya

PGE saat ini mengelola 15 Wilayah Kerja Panas bumi (WKP) dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877,5 MW.

Terbagi 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama dan 672,5 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE, dengan target penambahan kapasitas menjadi 1 GW dalam dua tahun ke depan.

PGE telah menjalankan berbagai proyek pengembangan dan peningkatan kapasitas di berbagai WKP yang dikelolanya.

Baca Juga: Loker BUMN Penempatan di IKN: PT GDPS Buka Peluang Kerja Bagi Lulusan Min. SMK Jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Otomotif

Juli lalu, PGE Area Ulubelu melakukan uji datar sumur panas bumi yang memiliki potensi kapasitas produksi hingga 24 MW.

Inisiatif lainnya adalah pengembangan Proyek Hululais, yang memiliki kapasitas hingga 110 MW dan proyek Lumut Balai Unit-2 yang akan menambah kapasitas hingga 55 MW.

Selain itu, PGE juga berkolaborasi dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) dalam pengembangan teknologi co-generation melalui penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) pada Mei silam.

Baca Juga: Seperti Indonesia, Berikut Negara-negara di Dunia yang Rayakan HUT Kemerdekaan di Bulan Agustus

Target pengembangan awal PLTP co-generation (binary plant) di PLTP Ulubelu dan PLTP Lahendong yang masing-masing berpotensi menambah kapasitas terpasang sebesar 30 MW dan 15 MW.

Proyek co-generation ini diestimasi akan menambah kapasitas terpasang PGE hingga 230 MW sehingga dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kontribusi panas bumi ke bauran energi nasional.

Manager Corporate Communication & Stakeholder Management PT Pertamina Geothermal, Muhammad Taufik saat Menerima Penghargaan KGIA 2024 (Dok. PGE)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini