Genjot Penyaluran Bantuan Pangan, Rajawali Nusindo Pasok Kebutuhan Telur dan Daging Ayam untuk 560 Ribu Keluarga Risiko Stunting (KRS)

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 18:00 WIB
PT Rajawali Nusindo pasok 560 ribu paket telur dan daging ayam untuk Keluarga Risiko Stunting (KRS). (Dok. Rajawali Nusindo)
PT Rajawali Nusindo pasok 560 ribu paket telur dan daging ayam untuk Keluarga Risiko Stunting (KRS). (Dok. Rajawali Nusindo)

“Sedangkan penyaluran di tiga provinsi lainnya, yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Jawa Tengah paket bantuan pangan akan disalurkan oleh anak perusahaan ID FOOD lainnya, seperti PT berdikari dan PT PPI,” tambahnya.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN 2024: PT Rajawali Nusindo Buka 2 Posisi untuk Jenjang D4

Untuk memastikan rantai pasok telur dan daging ayam agar tetap tersedia, Nusindo menggandeng koperasi, asosiasi, pelaku usaha, serta peternak mandiri melalui kerja sama penyerapan hasil ternak.

“Saat ini kerja sama telah dilakukan dengan 17 mitra yang terdiri dari UMKM, Koperasi, peternak, dan pelaku usaha lainnya. Diantaranya Asosiasi Pinsar Indonesia,” tuturnya.

Yosdian mengatakan, kerja sama dengan peternak mandiri ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga telur dan daging ayam di tingkat hulu (peternak).

Baca Juga: Khusus Jurusan HI, PT Rajawali Nusindo Buka Lowongan untuk Magang di BUMN

“Sehingga para peternak mendapatkan kepastian harga beli yang stabil dan wajar,” sebutnya.

Selain menyediakan telur ayam dan daging ayam, Nusindo juga dipercaya untuk menyediakan 1,4 juta kantong kemasan yang akan dipergunakan dalam proses penyaluran bantuan pangan penanganan stunting di 7 provinsi.

“Keterlibatan Nusindo dalam pendistribusian bantuan pangan stunting ini membuktikan bahwa perusahaan dengan jaringan yang dimiliki bisa diandalkan oleh pemerintah dalam menjalankan berbagai penugasan, khususnya terkait distribusi bahan pangan secara tepat, cepat dan massif,” pungkasnya.

Baca Juga: Ada Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa S1 Psikologi, PT Rajawali Nusindo Buka Posisi di Divisi SDM & Umum

Adapun program bantuan pangan penanganan stunting ini diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional dalam rangka membantu menyukseskan program pemerintah menurunkan prevalensi stunting, sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021, tentang Percepatan Penurunan Stunting.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini