"Sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan atas perubahan iklim, penanganan lingkungan hidup, Kami berharap kedepannya para pelaku usaha yang menerima penghargaan dapat memberikan dan menciptakan inovasi secara berkelanjutan,” ucap Alue.
Alue Dohong juga menambahkan bahwa dengan komitmen pelaku usaha dalam mengelola keseimbangan lingkungan, ekonomi dan sosial, tentunya sejalan dengan instrumen PROPER.
“Bagaimana perusahaan mengelola, tak hanya aspek benefit, tetapi aspek terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial,” imbuhnya.
Pertamina EP Sukowati pada 2023 berhasil meraih Kategori Emas dengan program unggulan yang ditampilkan adalah pada bidang Pertanian Organik Ramah Lingkungan.
Ajang ENSIA tahun ini diikuti 756 paper, dan dilakukan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada para inovator lingkungan dan sosial dalam menerapkan upaya emisi karbon, pemberdayaan masyarakat dan mendukung proper sebagai kebijakan pemerintah.
Upaya ini juga mendukung pencapaian agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Baca Juga: Tinggal Dua Hari Lagi, Rekrutmen Karyawan PT DAHANA Terbuka untuk Lulusan S1 dari Berbagai Jurusan
Tujuan 12 Konsumsi dan Pertumbuhan yang Bertanggung Jawab, tujuan 13 Penanganan Perubahan Iklim, dan tujuan 15 Menjaga Ekosistem Darat.***
Artikel Terkait
PHSS, PEP Sangatta dan Sangasanga Field Kembali Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Migas Bagi Pemuda Lokal
Sejalan dengan SDG’s, PHE NSO dan PEP Lirik Field Raih Penghargaan TJSL & CSR Award 2024
Pertamina Berdayakan Nelayan Kepulauan Seribu, Program CID Berjalan Sukses
Pertamina Unjuk UMKM Ramah Lingkungan di Bazar Merdeka DWP KBUMN
Layanan Avtur di Juanda Makin Modern, Pertamina Patra Niaga Andalkan Pipa Bawah Tanah