"Karena kita lihat sekarang, dengan konstelasi geopolitik yang ada, harga minyak mentah itu bisa dikontrol dan tidak akan mungkin turun di bawah USD 70 per barel lagi.
"Jadi kalau harganya turun 5, produksinya di turunkan 9 lagi. Kita amati sekarang ya. Seperti yoyo, kita harus challenge ini dimanfaatkan sumber energi apa yang ada di dalam negeri," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga mengapresiasi atas upaya yang dilakukan PHM dengan kapal DDF.
Hal itu merupakan salah satu wujud nyata Indonesia menjalankan rekomendasi IMO untuk melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim dengan mengurangi emisi dari tranportasi laut.
Baca Juga: Masih Belum Tahu Cara Ikut Undi-Undi Hepi Telkomsel? Yuk Simak Tutorialnya
"Dengan melakukan berbagai upaya, diantaranya green shipping, ini sejalan dengan apa yang diinisiasi oleh IMO dan kita harus dukung serta kita harus melakukan mitigasi kewajiban penggunaan bahan bakar rendah sulfur," imbuhnya.
Sementara itu General Manager PHM, Setyo Sapto Edi menyampaikan teknologi kapal DDF tersebut merupakan bagian dari efisiensi transportasi yang dilakukan oleh PHM.
Apabila menggunakan kapal berbasis diesel akan memakan bahan bakar sebanyak 1.500 liter per hari, dan menggunakan DDF, bahan bakar diesel hanya sekitar 40% dan 60% sisanya dari gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG).
Baca Juga: Pesona Peninggalan Kolonial di Banda Neira, Indah dan Kaya Sejarah
"Efisiensi yang kami dapatkan dari crewboat tersebut adalah kalau kita estimasi konsumsi bahan bakar selama satu hari sebanyak 1.500 liter, kemudian setelah dimodifikasi menjadi kapal DDF, kita akan mengganti 60% konsumsi bahan bakar dengan 30 MMBTU LNG, maka efisiensi yang bisa kita peroleh adalah sekitar Rp 12 juta per hari," papar Setyo.
Sebagai informasi, DDF Crewboat adalah kapal dengan mesin diesel yang dimodifikasi sehingga mesin tersebut bisa berjalan dengan campuran bahan bakar diesel dan LNG.
Teknologi ini tidak sepenuhnya menghilangkan penggunaan bahan bakar diesel, tapi akan mengurangi pemanfaatan diesel.
Baca Juga: Benteng Kuto Besak, Palembang, Warisan Kesultanan Palembang yang Dibangun Selama 17 Tahun
Tabung LNG akan diletakkan pada kompartemen tangki bahan bakar.
Artikel Terkait
PHM Tingkatkan Produksi Migas WK Mahakam Demi Kebutuhan Energi Nasional
Terus Tunjukkan Kinerja Positif, PHM Catat Rekor Pengeboran Sumur di Wilayah Mahakam
PHM Catatkan Kinerja Keselamatan Unggul 12 Tahun Tanpa Kecelakaan Kerja di Lapangan Bekapai
Konsisten Laksanakan Program CSR di Sekitar wilayah Operasi, PHM Raih Penghargaan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Dari Pengolahan Sampah Organik, 1.250 Warga Balikpapan Bisa Merasakan Manfaat Gas Metana Hasil Program CSR Wasteco PHM