Pada BIAS 2023, beberapa kota di Indonesia telah berhasil mencapai target 90% cakupan imunisasi HPV. Namun, sejumlah besar kota masih memiliki cakupan yang rendah dan belum mencapai target.
Baca Juga: Program Daur Ulang Seragam, Pertamina Hemat Emisi Karbon Lebih dari 41,8 Ton Co2e
Diperlukan upaya berkelanjutan dan peran aktif dari berbagai pemangku kepentingan dalam upaya membangun kesadaran di masyarakat terkait urgensi imunisasi HPV, guna mencapai cakupan yang lebih tinggi serta merata pada BIAS tahun ini yang dilaksanakan pada bulan Agustus.
Kampanye edukasi kesehatan ‘Tenang untuk Menang’ menjadi salah satu upaya kolaboratif, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya imunisasi HPV, serta dampaknya bagi kualitas kesehatan generasi bangsa.
Dukungan terhadap RAN Eliminasi Kanker Leher Rahim disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena yang turut hadir sebagai narasumber pada acara ini.
Baca Juga: BUMN PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) Buka Loker Terbaru Agustus 2024
“Sebagai pimpinan Komisi IX DPR RI, saya ingin menegaskan kembali dukungan penuh kami terhadap RAN Eliminasi Kanker Leher Rahim yang telah dicanangkan oleh Presiden RI pada bulan Desember 2023. RAN Eliminasi Kanker Leher Rahim tahun 2023-2030 adalah langkah strategis yang melibatkan seluruh elemen masyarakat—pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, hingga individu di komunitas.
"Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen kita untuk menyelamatkan perempuan Indonesia dari ancaman kanker leher rahim yang mematikan. Kami sangat mengapresiasi langkah Bio Farma dan dukungan MSD Indonesia dalam memproduksi imunisasi HPV dalam negeri. Kerjasama ini sejalan dengan kebijakan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas produksi dalam negeri secara mandiri,” terang Emanuel.
Komitmen untuk dapat menyediakan vaksin dalam negeri sebagai salah satu langkah pencegahan penting juga disampaikan Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya.
Baca Juga: Lowongan Magang BUMN di PT Borneo Alumina Indonesia: Kesempatan Berkarir di Bidang HSE
"Terima kasih atas dukungan DPR dan berbagai kementerian dalam upaya pencegahan berbagai penyakit salah satunya kanker serviks yang telah dilaksanakan sejak tahun lalu dengan memberikan vaksin.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya di Bio Farma akan terus berkomitmen untuk penyediaan vaksin yang diperlukan oleh program pemerintah maupun untuk kebutuhan masyarakat luas. Tahun 2023, pemerintah telah mencanangkan program eliminasi kanker serviks yang diintegrasikan dalam BIAS.
"Kami bekerja sama dengan MSD, sebagai perusahaan global yang sudah memiliki reputasi untuk melakukan transfer teknologi guna menghasilkan vaksin buatan dalam negeri yang berkualitas,” ujar Shadiq.
Baca Juga: Hutama Karya Segera Lakukan Penetapan dan Penyesuaian Tarif Tol Sigli - Banda Aceh
Komitmen untuk mendukung target eliminasi kanker leher rahim juga disampaikan George Stylianou, Managing Director, MSD Indonesia.
Artikel Terkait
Hari Anak Nasional 2024: Bio Farma Gelar BioFest “Imunisasi Lengkap Lindungi Generasi Hebat” di 6 Kota
Lowongan Magang Lean Manufacture di Perusahaan BUMN PT Bio Farma, Ini Syarat dan Kualifikasinya
Ulang Tahun ke-134, Bio Farma Salurkan Bantuan Rp2.150.000.000 untuk Masyarakat
Kunjungan WANTANNAS ke Bio Farma: Langkah Strategis Jaga Ketahanan Kesehatan
Bio Farma Hadir di Festival LIKE 2 KLHK, Langkah Nyata untuk Kelestarian Lingkungan