Kisah Suparto: Agroforestri Ciptakan Harmonisasi Gajah dan Petani

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:30 WIB
Agroforestri telah berhasil menciptakan keharmonisan antara petani dan gajah di Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Dok. Pertamina)
Agroforestri telah berhasil menciptakan keharmonisan antara petani dan gajah di Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Dok. Pertamina)

Mereka pun mulai menanam tanaman yang tidak disukai gajah namun memiliki nilai ekonomi tinggi di lahan-lahan mereka.

“Kami diberikan edukasi oleh PHR dan RSF, hingga terbentuklah KTH Alam Pusaka Jaya ini,” kenangnya.

Bersama anggota KTH lainnya, Suparto saat ini mengelola program agroforestri yang merupakan program kemitraan RSF dan PHR. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi interaksi negatif dengan gajah melalui pertanian.

Baca Juga: Strategi Penambahan Perjalanan Sukses, LRT Jabodebek Menarik Lebih Banyak Pengguna

Jenis tanaman yang digunakan adalah tanaman yang rendah gangguan dari gajah, tetapi bernilai ekonomi tinggi, meliputi: durian, matoa, kopi, alpukat, dan aren.

Mereka juga melakukan rehabilitasi habitat dengan menambah volume tumbuhan yang menjadi pakan gajah.

Mereka menggarap budidaya rumput odot (Pennisetum purpureum) yang disukai gajah. Rumput itu dipelihara di sebuah pekarangan kecil di belakang rumah-rumah warga.

Baca Juga: 5 Tempat Instagramable dan Gratis untuk Menikmati Keindahan Kota Surabaya di Malam Hari

 

Saat ukurannya cukup besar, rumput-rumput itu kemudian ditanam kembali di koridor jalur gajah, tepi sungai, atau batas-batas kebun masyarakat.

Tujuannya agar gajah tetap berada di jalurnya dan mendapatkan sumber makanan. Dengan cara ini, permukiman dan kebun warga tetap aman dari gajah, dan mereka dapat hidup berdampingan.

“Program ini sangat membantu dalam mengatasi interaksi negatif dengan gajah, sehingga konflik antara gajah dan manusia mengecil,” kata Suparto.

Baca Juga: Pertamina Kolaborasi dengan Siemens Energy untuk Mewujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Selain agroforestri, KTH Alam Pusaka Jaya juga mengembangkan peternakan kambing bantuan dari PT Pertamina Hulu Rokan. Bantuan berupa indukan kambing dari perusahaan migas ini telah berkembang pesat.

“Untuk agroforestrinya saat ini belum membuahkan hasil dari sisi ekonomi, tapi konflik gajah-manusia mengecil."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini