Akselerasi SPBE: Pembentukan INA DIGITAL dan Upaya Cepat Integrasi Layanan Publik Digital

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Akselerasi SPBE: Pembentukan INA DIGITAL dan Upaya Cepat Integrasi Layanan Publik Digital (DOK. Peruri)
Akselerasi SPBE: Pembentukan INA DIGITAL dan Upaya Cepat Integrasi Layanan Publik Digital (DOK. Peruri)

INA DIGITAL sendiri dimotori oleh talenta terbaik bangsa dengan pengalaman membangun layanan digital berskala nasional dan internasional. Serta menjadi titik awal dari upaya untuk memadukan seluruh layanan publik dan sistem pemerintahan di Indonesia secara digital.

Baca Juga: PERURI Memperkenalkan e-Polis, Gebrakan Transformasi Digital di Sektor Asuransi

Komitmen Keterpaduan 15 Kementerian dan Lembaga
Bersamaan dengan diresmikannya INA DIGITAL pada 27 Mei 2024, ada 15 kementerian dan lembaga yang juga menandatangani komitmen untuk menjadi pionir dalam melaksanakan percepatan keterpaduan ekosistem layanan digital di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan melalui upaya keterpaduan akses, integrasi, dan interoperabilitas data yang memperhatikan kebutuhan dan kemudahan akses masyarakat sebagai pengguna.

Merujuk pada Perpres No. 82 Tahun 2023, 9 dari 15 kementerian/kembaga tersebut termasuk ke dalam sektor Aplikasi SPBE Prioritas.

Baca Juga: Komitmen Kurangi Emisi dan Dampak Pemanasan Global, PERURI Salurkan Bantuan 335 Bibit Pohon

Sembilan sektor tersebut dipilih untuk diprioritaskan keterpaduannya karena merupakan sistem pemerintahan dan layanan dasar masyarakat.

Anas mengatakan, selama ini ketika warga butuh layanan A, maka harus mengunduh aplikasi instansi A dan mengisi data di aplikasi tersebut. Lalu ketika warga perlu layanan B, maka harus mengunduh aplikasi B dan kembali mengisi data. Prosesnya berulang.

Padahal ada ribuan layanan dengan ribuan aplikasi. Yang terjadi, teknologi bukannya mempermudah, malah mempersulit warga.

Baca Juga: Resmi! Rute DAMRI Transpark Mall Bintaro - Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi Hari Ini!

Aplikasi SPBE Prioritas ini dipadukan dalam portal pelayanan publik dan portal administrasi pemerintahan. Dengan adanya keterpaduan layanan digital ini diharapkan masyarakat tidak perlu mengisi data secara berulang.

“Di sinilah pentingnya interoperabilitas layanan, yang di dalamnya mensyaratkan adanya pertukaran data. INA DIGITAL bertugas mengintegrasikan layanan tersebut,” ujar Anas.

Sektor Aplikasi SPBE Prioritas tersebut di antaranya merupakan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, administrasi kependudukan, aparatur negara, keuangan negara, kepolisian, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kontribusi PT Sang Hyang Seri dalam Gerakan Pangan Murah oleh Badan Pangan Nasional di Bandung

Sedangkan enam lainnya termasuk ke dalam sektor Aplikasi SPBE Nasional. Integrasi tersebut pun dilaksanakan secara bertahap hingga di masa mendatang seluruh sektor sistem pemerintahan dan layanan publik di semua kementerian/kembaga dapat saling terpadu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Terkini