ID FOOD Perkokoh Hubungan dengan Petani Tebu Rakyat, Pacu Swasembada Gula Nasional

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 06:30 WIB
ID FOOD memperkuat kemitraan dengan petani tebu rakyat untuk swasembada gula nasional. (DOK.ID FOOD)
ID FOOD memperkuat kemitraan dengan petani tebu rakyat untuk swasembada gula nasional. (DOK.ID FOOD)

“Pola ini menghasilkan kemitraan sebanyak 19 ribu petani tebu, dengan jumlah pasokan tebu sebanyak 75% dari total tebu digiling. PT PG Rajawali I juga telah melakukan offtake gula petani sebanyak 50,6 ribu ton gula,” sebutnya.

Baca Juga: NeutraDC Summit 2024: Eksplorasi Peran AI dan Data Center

Selain itu, di anak usaha gula lainnya, ID FOOD melalui PT PG Rajawali II yang berlokasi di Jawa Barat, berhasil meningkatkan jumlah mitra petani tebu dari tahun-ketahun.

Pada tahun 2020 program kemitraan tebu PT PG Rajawali II berhasil menjaring sebanyak 3.206 petani mitra.

Kemudian di tahun 2021 bertambah menjadi 3.441 petani mitra, tahun 2022 naik menjadi 4.442 petani mitra, dan tahun 2023 ini kembali tumbuh menjadi 5.070 petani mitra.

Baca Juga: Influence Warga Sekitar, Kelompok Bank Sampah Binaan Perumnas Edukasi Pilah Sampah

Pada tahun 2024 ditargetkan angka kemitraan PT PG Rajawali II naik menjadi sekitar 5.135 petani mitra.

Melalui komitmen kemitraana petani tebu ini, ID FOOD juga mendorong tumbuhnya bibit-bibit petani tebu millennials.

“Di anak perusahaan kami lainnya, yaitu PT PG Candi Baru yang berlokasi di Sidoarjo, kami menjalankan program Empowering Millenial Farmer sebagai program kaderisasi petani tebu,” tuturnya.

Baca Juga: Kontribusi PT Sang Hyang Seri dalam Gerakan Pangan Murah oleh Badan Pangan Nasional di Bandung

Pada tahun 2023 lalu, program Empowering Millenial Farmer telah diikuti puluhan petani millennial dengan luas areal garapan 300 Ha dan jumlah tebu 240.000 Kwintal.

Lebih lanjut, ia meyakini, kemitraan tebu yang saling menguntungkan menjadi solusi mendasar bagi tumbuhnya minat para petani menanam tebu.

"Dengan semakin tertariknya masyarakat dan petani menanam tebu, maka akan berdampak pada peningkatan pasokan bahan baku tebu serta naiknya produksi gula," terangnya.

Baca Juga: Kisah Suparto: Agroforestri Ciptakan Harmonisasi Gajah dan Petani

Menurutnya, hubungan kemitraan yang terus berlanjut tersebut menunjukkan komitmen dan itikad baik antara PG dan petani tebu untuk sama-sama bersinergi mendukung kemajuan industri gula.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini