Seniman dari berbagai bidang secara lintas generasi turut mewarnai program Anarta, Kiranamaya, dan Virama.
Panggung Virama menampilkan mulai dari Isyana Sarasvati, Barasuara, Chrisye Live by Erwin Gutawa, HarmoniA feat Rusmina Dewi, Soulfood, Milledenials, The Observatory, Emoni, Made Mawut, Jangar, Navicula, hingga Diskoria feat Afifah Yusuf. Lalu di panggung Anarta ada Nan Jombang Dance Company, Pitchet Klunchun Dance Company, Garin Nugroho, Septina Layan, dan Hartati.
Terakhir, Kiranamaya sebagai festival cahaya menampilkan karya-karya Gina Adita, Panji Khrisna, Rimbawan Gerilya, Guntech, Scarletmotiff, Ditaamy, ARAS, Biro Visual Artistik, Digital Nativ, Tung “Monkey”, Nendes Kombet, dan Nuvosis Studio.
“Dalam kesenian selalu ada ruang untuk berkembang menjadi suatu budaya baru, apalagi kalau memang kita berusaha menarik minat anak muda," tambah Taba Sanchabakhtiar, Direktur Festival Indonesia Bertutur 2024.
"Tentu ada penyesuaian agar bentuknya menarik, narasinya sesuai zaman, dan ditampilkan menjadi kesenian kontemporer."
"Hal ini bisa menjadi cara agar anak-anak muda mau terlibat dan tahu tentang budaya serta tradisinya melalui karya-karya seni,” tandasnya.
Baca Juga: DAMRI Target Tambah Bus Listrik di 2024 yang Mengusung Konsep Lebih Futuristik dan Modern
Ketika kita memasuki kawasan Peninsula Island, Nusa Dua, beragam atribut megafestival seperti penjor berwarna merah muda turut memandu setiap pengunjung menuju titik lokasi utama acara.
Di dalam kawasan Peninsula Island juga hadir bazaar UMKM dan kuliner yang datang dari brand-brand lokal Bali sebagai upaya Indonesia Bertutur 2024 menggandeng semua pihak untuk terlibat aktif dalam gelaran kali ini.
Mewujudkan harmonisasi dengan beragam pihak inilah yang melandasi kolaborasi antara Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk bekerja sama dan menggandeng InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai official venue partner di titik lokasi ke-7 dari pergelaran 12 hari yang berlangsung.
Baca Juga: Pantai-pantai di PIK yang Recomended untuk Liburan, Tidak Perlu ke Luar Kota atau ke Luar Negeri
“Kami memang merindukan ruang-ruang yang bisa menghadirkan value creation tambahan, tidak hanya dalam artian pariwisata tapi juga pemajuan kebudayaan, kesenian,"
"Hingga beragam inisiatif kreatif khususnya yang datang dan dihadirkan untuk generasi muda di kawasan ITDC Nusa Dua,” jelas Ari Respati, Presiden Direktur InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).
Artikel Terkait
Pertumbuhan Signifikan Okupansi The Nusa Dua, 14,56 Persen di Semester 1 2024
SWA Business Digest Champion Awarding, InJourney Hospitality Raih Penghargaan Indonesia Original Brand Champion 2024
ITDC dan PT Angkasa Pura I Latih SDM Lokal Lewat Program InJourney Hospitality House
Pengakuan Atas Komitmen TJSL, InJourney Hospitality Sukses Raih Penghargaan dalam Ajang TJSL & CSR Award 2024
Catat Tanggalnya! Festival Indonesia Bertutur 2024 Hadir di The Nusa Dua, Bali