Sukowati Sukses Turunkan Emisi Kabon dan Naikkan Produksi Migas

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:30 WIB
Pertamina EP Sukowati berhasil turunkan emisi karbon dan meningkatkan produksi migas dengan teknologi CCUS terkini. (Dok. Pertamina EP Sukowati)
Pertamina EP Sukowati berhasil turunkan emisi karbon dan meningkatkan produksi migas dengan teknologi CCUS terkini. (Dok. Pertamina EP Sukowati)

Implementasi Injeksi CO2 dengan metode Huff & Puff di Lapangan Sukowati ini akan memberikan konfirmasi dan validasi mengenai teknologi EOR secara spesifik, dengan mengkaji efek CO2 EOR dan penyimpanan CO2 dalam formasi bawah permukaan untuk lapangan migas.

Hasil kajian ini diharapkan dapat diterapkan di lapangan-lapangan Pertamina lainnya yang sedang aktif melakukan kegiatan studi CO2-EOR, yang tentunya akan mendukung capaian target 1 juta BOPD pada tahun 2030.

Zulfikar berharap pelaksanaan tahapan CCUS secara keseluruhan yang ditargetkan akan selesai pada 2033 di Sukowati bisa berhasil dan dapat menjadi pembelajaran pengembangan CCUS di lapangan lainnya.

Baca Juga: Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Cegah Stunting: Bio Farma Group Inisiasi Program Kesehatan dan Kesejahteraan Desa di Tamanjaya, Tasikmalaya

Sebanyak 600 Ton CO2 diinjeksikan ke sumur Sukowati-18 (SKW-18) atau sekitar 9 MMSCF selama lima hari.

Saat implementasi penuh, CCUS Lapangan Sukowati ditargetkan akan mennyerap CO2 bersumber dari Lapangan Sukowati sendiri dan Lapangan Jambaran Tiung Biru.

"Kami berharap keseluruhan proses berjalan dengan lancar, dimana hasilnya bisa di evaluasi dan dilanjutkan ke tahap implementasi penuh," tambah Zulfikar.

Pertamina EP Sukowati berhasil turunkan emisi karbon dan meningkatkan produksi migas dengan teknologi CCUS terkini. (Dok. Pertamina EP Sukowati)

Capaian CCUS di Lapangan Sukowati ini merupakan hasil studi bersama antara Pertamina, Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC) dan Japan Petroleum Exploration Company Limited (JAPEX) yang merupakan tindak lanjut dari Joint Study Agreement para pihak yang ditandatangani pada Juli 2023 lalu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini