"Harapannya produktivitas petani seluruhnya bisa di atas standar nasional dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” tukasnya.
Baca Juga: Bank BNI Buka Lowongan Magang BUMN untuk Posisi IT Digital & Operation Academy 3, Daftar Hari Ini!
Pola Offtaker yang dimaksud Jatmiko memungkinkan petani sawit swadaya yang bergabung di dalam suatu kelompok semisal Koperasi ataupun Kelompok Tani untuk dapat menerima pengerjaan peremajaan sawit tua mereka dengan best practices dari Perusahaan.
Tidak berhenti disana, Perusahaan juga mendampingi petani maupun kelembagaannya dalam budidaya sawit berkelanjutan dan memastikan TBS yang diproduksi diterima oleh pabrik-pabrik milik PalmCo dengan harga terbaik sesuai ketentuan.
Dalam peremajaan pola Offtaker ini, terkini pada akhir Juni lalu PalmCo menggelar tanam ulang pola tersebut di Langkat Sumatera Utara di atas lahan seluas 107 Ha.
Baca Juga: Pengiriman Barang Retail Pakai KAI Logistik Diskon sampai 20%
Dari sisi total tanam ulang, total sawit rakyat yang telah diremajakan PalmCo saat ini dalam menuju 60 ribu Ha di 2026 nanti telah menyentuh hampir 9.700 Ha.
Tanam Ulang Sawit Plasma dan Penandatangan Perjanjian Offtaker di Riau
Melalui wilayah operasional PalmCo di tanah melayu, PTPN IV Regional III, Perusahaan sukses menggelar tanam perdana sawit plasma seluas 172,25 hektare.
Baca Juga: Menjelajahi Pantai Pasir Hitam di Bali, Menawarkan Keeksotisan Pulau Dewata
Ratusan petani sawit Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tak mampu menyembunyikan raut wajah bahagia kala tanaman renta mereka diganti dengan yang baru melalui program peremajaan sawit rakyat.
"Alhamdulillah. Saya bersama ratusan petani dan keluarga petani Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur bangga sekaligus bahagia bisa menjadi bagian dari program PSR PTPN IV," kata Ketua Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur Muhidin Maturan.
Dirinya mengaku terkesima dengan cara kerja PTPN IV dalam melaksanakan PSR. Mulai dari pendampingan, perencanaan, transparansi hingga eksekusi yang ia sebut seluruhnya dilaksanakan secara terukur dan tepat waktu.
Baca Juga: Pakaian Adat Melayu Warnai Peringatan HUT ke-79 RI di PTPN IV Regional III Riau
Pihaknya juga menilai janji dan jaminan Direktur Perusahaan akan produktivitas tinggi di atas standar nasional bagi setiap petani yang mengikuti program PSR PTPN bukanlah sesuatu yang berlebihan.
"Melihat bagaimana PTPN IV bekerja, mulai dari menyusun perencanaan hingga eksekusi, semuanya dilakukan dengan matang dan terukur. Standar PTPN memang sangat berbeda. Wajar saja Pak Dirut berani janji produktivitas tinggi," lanjutnya semringah.
Artikel Terkait
PTPN IV PalmCo Target Remajakan 15.000 Ha Sawit di Provinsi Jambi
Ini Dia Para Pemenang PalmCo Regional III Performance League 2024
Komisi VI DPR RI Sebut Pembentukan PalmCo Perkuat Ekosistem Sawit Nasional
Kementerian BUMN Dorong Digitalisasi Berbasis IoT, Perkuat Hirilisasi PTPN IV PalmCo
Konsisten Cegah Stunting dan Wujudkan Keluarga Berencana, Anak Usaha PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan BKKBN