Antara lain sengon laut, waru laut, mangrove, banten (pohon kuda), kayu putih, dan kelapa yang sesuai dengan jenis tanah sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi ekosistem pesisir.
"Kami berharap, dengan penanaman 2000 pohon dapat memberikan manfaat, seperti menyerap emisi karbon sebesar 415,31 ton CO2e (karbondioksida) dengan asumsi life span 8 tahun yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim."
"Pohon-pohon ini juga nantinya dapat menahan laju angin sehingga memudahkan kapal bersandar di pelabuhan," ujarnya.
Baca Juga: Emas di Genggaman! PTPN IV Raih Kemenangan Gemilang di Tenis HUT Pemprov Riau
Kegiatan ini juga turut meningkatkan kesadaran lingkungan dimana ASDP bersama dengan YAPEKA akan melibatkan warga setempat dalam kegiatan pemeliharaan pohon, seperti penyiraman, pemangkasan, dan pengawasan secara berkala.
YAPEKA, dengan pengalaman dan dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat dan konservasi alam, akan memastikan bahwa penanaman dilakukan dengan metode yang tepat dan sesuai dengan kondisi lokal.
Bersama Jejakin sebagai penyedia teknologi digital untuk monitoring, reporting, dan verifikasi (DMRV), ASDP dapat memonitor pertumbuhan dan perkembangan pohon-pohon yang ditanam.
Baca Juga: Menuju 60.000 Ha! PalmCo Gandeng Petani Sawit untuk Peremajaan Lahan
Hal ini memungkinkan pengukuran yang akurat terhadap dampak positif dari kegiatan penanaman ini, termasuk jumlah emisi karbon yang berhasil diserap oleh pohon-pohon tersebut.
Sebelumnya, dalam usaha mengurangi emisi karbon, ASDP juga telah mengumpulkan total lebih dari 70 ribu botol dengan berat 1,3 ton sejak Januari 2023 hingga Juli 2024 sehingga setara dengan lebih dari 7 juta jejak karbon yang berhasil dikurangi.
ASDP memahami bahwa keberlanjutan lingkungan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Simpan Paspor Baik-baik, Kalau Hilang Konsekuensinya Panjang, Ini Tips Menjaga Paspor Selama Liburan
Dengan menjadikan kegiatan penanaman pohon ini sebagai komitmen jangka panjang, ASDP dapat berkontribusi nyata dalam upayanya menjalankan operasional pelabuhan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sekaligus merayakan HUT RI yang ke-79 dengan cara yang lebih bermakna.***
Artikel Terkait
Jadi Perusahaan Penyeberangan Terbesar Dunia, ASDP Siap Jaga Ketahanan Nasional
ASDP Perkuat Peran dalam Pembangunan Sektor Kepariwisataan dan Transportasi Nasional Melalui Kawasan Bakauheni Harbour City
Transformasi Digital ASDP: Ferizy Permudah Masyarakat Reservasi Tiket Ferry Online
Dukung Festival Golo Koe Assumpta Nusantara di Labuan Bajo, ASDP Sediakan Lahan Parkir 2.230 Meter
Resmi! ASDP Optimalkan Layanan dengan Penerapan E-Ticketing di Ternate