Bendungan Mbay dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang terletak di Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan yang berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Kabupaten Nagekeo.
Baca Juga: Perkuat Transformasi Budaya AKHLAK, Brantas Abipraya Gelar Townhall Meeting 4th AKHLAK
Bendungan ini juga memiliki manfaat lain untuk mendukung kebutuhan air baku di Nagekeo sebesar 205 liter/detik dan mengurangi debit banjir Sungai Aesesa sebesar 283 m3/detik.
Selain memberi nilai tambah untuk daerah sekitar bendungan yang dibangun Brantas Abipraya, karya infrastruktur sumber daya air yang sedang dikerjakan dan telah dirampungkan ini adalah jawaban dari tantangan climate change atau perubahan iklim yang dihadapi saat ini.
Seperti diketahui hal ini membuat terjadinya kekurangan air pada musim kemarau yang berkepanjangan dan curah hujan tinggi yang dapat mendatangkan banjir.
“Pembangunan bendungan menjadi sangat penting, inipun merupakan bukti Brantas Abipraya selalu hadir untuk Indonesia dalam mempersiapkan infrastruktur SDA (Sumber Daya Air) guna mendukung Pemerintah dalam mengatasi tantangan perubahan iklim global.
“Melalui bendungan kita dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memudahkan masyarakat sekitar dalam memperoleh air bersih yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat, serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutup Toha.***
Artikel Terkait
Terapkan Building Information Modeling di IKN, Brantas Abipraya Raih Juara Pertama di IKN BIM Competition 2024
Perkuat Transformasi Budaya AKHLAK, Brantas Abipraya Gelar Townhall Meeting 4th AKHLAK
Hadiah HUT RI ke-79, Brantas Abipraya Raih Dua MURI untuk Pembangunan Hunian Modular TNI di IKN Tercepat
Sukseskan HUT ke-79 RI, Brantas Abipraya Siapkan Infrastruktur IKN
Brantas Abipraya Umumkan Siapkan Penangkal Banjir di Karawang dan Bekasi