Hal ini guna membangun masa depan yang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, sehingga tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi digital tetapi juga berkontribusi pada kemajuan dan perkembangan bangsa secara keseluruhan.
Baca Juga: Liburan Musim Dingin Seru di Australia dengan 5 Destinasi Ini
“Perusahaan telekomunikasi dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghadirkan solusi B2B yang inovatif. Teknologi akan mendorong pertumbuhan konsumsi data, sehingga memberikan peluang bagi perusahaan telekomunikasi untuk menyediakan infrastruktur digital yang kuat dan berkapasitas tinggi. TelkomGroup melalui Telin, memiliki global network meliputi 27 Global Subsea Cable System dengan total panjang 250.140 kilometer," papar Ririek.
"Lalu melalui NeutraDC, TelkomGroup terus membangun pusat data di berbagai wilayah dengan kapasitas dan kapabilitas yang lebih tinggi untuk siap menghadapi kebutuhan AI," tambahnya.
Namun demikian, seluruh bisnis yang dijalankan oleh TelkomGroup tetap berlandaskan pada komitmen keberlanjutan, sejalan dengan program ESG yang perusahaan miliki, yaitu EXIST (ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia).
Baca Juga: Kolaborasi PT Sang Hyang Seri dan Ombudsman RI untuk Memperkuat Industri Benih Padi Nasional
Di samping itu, lanjut Ririek, TelkomGroup terus mengeksplorasi peluang bisnis baru dan terbuka terhadap kesempatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Acara dilanjutkan dengan panel diskusi tentang "The Next Generation of Internet Demand”, yang mengeksplorasi masa depan permintaan internet di regional.
Panel diskusi sesi ini menghadirkan Budi Satria Dharma Purba, CEO Telin; Rafi Purohit, Director of Product Management, Rakuten; Gopi Kurup, Chief Enterprise Officer Axiata; Gaurav Pradhan, Director Business Development SEA & India, Netflix; Suwandi Widjaja, Country Head, Indonesia, YouTube; dan Nabil Baccouche, Group Chief Carrier and Wholesale Officer, e&.
Baca Juga: Yuk, Naik Damri dari Bandara Juanda Surabaya! Ini Tarif dan Rutenya
Selama sesi panel, Budi menjelaskan, "Telin berkomitmen untuk mendorong masa depan transformasi digital dengan secara proaktif menghadapi kemajuan pesat teknologi dan meningkatnya permintaan akan konektivitas."
Telin terus memperluas infrastruktur digital, termasuk pengembangan sistem Indonesia Cable Express (ICE), berfokus pada kolaborasi strategis dan kemitraan yang sejalan dengan permintaan global, dengan tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan.
"Upaya kami dalam integrasi AI, efisiensi energi, dan infrastruktur yang berkelanjutan akan menjadi kunci dari transformasi digital Indonesia dan memastikan ketahanan ekosistem digital," terangnya.
Baca Juga: Serbu Promo Samudra Ancol, Paket Berempat untuk Weekdays Hanya Rp85 Ribu Saja per Orang
Kemudian dilanjutkan dengan keynote tentang "Network Harmony: Evolving Computing Ecosystems for Sustainable Digital Growth", yang dibawakan oleh Adam Bower, Chief Operating Officer Conversant Solutions, yang mengungkapkan strategi terkini untuk memastikan masa depan digital yang kuat dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Telkom Inkubasi Startup Automa untuk Tekan Jejak Karbon bagi Industri Supply Chain
Telkom Buktikan Keandalan Infrastruktur Digital Selama Penyelenggaraan Upacara HUT ke-79 RI di IKN Berlangsung
The Other Side of AI, Tema Pembahasan Konferensi Internasional Telkom-NeutraDC
Berdayakan Tenaga Kerja Disabilitas,Telkom Sabet Penghargaan di Ajang Naker Award 2024
Telkom - Public Expose Live 2024: Fokus Ciptakan Pertumbuhan Pendapatan yang Berkelanjutan