“Penerapan praktik-praktik terbaik di bidang keselamatan dipercaya dapat mendukung langkah perusahaan untuk mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas onshore dan offshore di wilayah Kalimantan,” lanjutnya.
Sunaryanto, yang akrab disapa Anto, mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan dan pihak yang berkontribusi terhadap pencapaian ini.
Selain penghargaan untuk PHM, PHKT, dan PEP Tanjung Field di atas, dalam upaya membangun budaya selamat, PHI serta anak perusahaan dan afiliasnya lainnya memiliki berbagai program.
Antara lain Pelatihan Lifeguard kepada para perwakilan pengelola pantai yang tergabung dalam Forum Pengelola Pantai Pangempang Muara Badak yang digelar oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).
Sementara PEP Tarakan Field menggelar latihan simulasi penanggulangan keadaan darurat berupa kebakaran, tumpahan minyak, hingga aksi demo masyarakat di area Tarakan Field.
PHI merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia.
Melalui anak perusahaan dan afiliasinya yang bekerja sama dengan SKK Migas, PHI menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur dan Tanggap Bencana.***
Artikel Terkait
Bantu Lanjutkan Pendidikan, PHI dan PF Kolaborasi Luncurkan Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan
PHI Sabet 2 Penghargaan di Ajang Media Relations Award 2023
PT Pertamina Hulu Indonesia dan SKK Migas Selenggarakan Kunjungan Akhir Tahun, PHI Prioritaskan Aspek Keselamatan Kerja
Dirut Pertamina Drilling Apresiasi Kru Rig atas Penerapan Budaya Safety
Kolaborasi Alam, Pertamina dan Yayasan Owa Jawa Selamatkan Primata Langka Gunung Puntang