"Untuk mewujudkan ini ID FOOD telah menyepakati kolaborasi dengan PT Pelni melalui sinergi pengangkutan logistik,” jelasnya.
Sis Apik mengatakan, kerja sama yang intensif antara ID FOOD dan Pelni bertujuan untuk meningkatkan keterhubungan antara daerah produsen pangan dan daerah konsumsi, termasuk diantaranya untuk meningkatkan pemerataan distribusi pangan hingga ke daerah-daerah terluar.
Kerja sama ini dinilai sangat potensial, karena Pelni memiliki armada kapal yang banyak dan dengan rute yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya rute kapal perintis dan tol laut.
Baca Juga: 10 Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 2024, Gratis Didownload!
“Fokus kerja sama ini untuk peningkatan distribusi dan pengangkutan logistik, terutama untuk komoditas unggulan ID FOOD seperti gula, garam, dan komoditas lainnya."
"Pelni dapat menjadi mitra strategis ID FOOD dalam mendistribusikan berbagai komoditas pangan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil,” terangnya.
Sis Apik menjelaskan, saat ini lini bisnis terbesar ID FOOD adalah industri gula dengan total produksi tahun 2023 sebesar 263 ribu ton dan target tahun 2024 sebesar 296 ribu ton atau mencakup 10% pangsa pasar nasional.
Baca Juga: Periode Baru, Hadiah Baru! Yuk Ikutan Program Undi-Undi Hepi September 2024
Diharapkan kerja sama ini dapat membantu peningkatan distribusi gula ke seluruh daerah, mengingat pabrik gula di Indonesia saat ini banyak terkonsentrasi di pulau Jawa.
“Agar komoditas gula tidak hanya terkonsentrasi di sentra produksi, maka perlu dukungan logistik yang kuat, sehingga langkah ini dapat membantu stabilisasi pasokan dan harga gula nasional,” sebutnya.
Selain gula, Sis Apik menyebutkan ID FOOD juga akan menggenjot pendistribusian dan penjualan komoditas garam konsumsi.
“Kerja sama dengan Pelni ini juga akan kita optimalkan untuk meningkatkan distribusi garam secara nasional."
"Melalui konektivitas yang baik antara daerah produksi dan konsumsi, maka stabilitas harga garam di tingkat konsumen dan produsen dapat lebih terjaga."
"Hal ini meminimalisir kerugian atau jatuhnya harga beli di tingkat produsen (petani garam) khususnya di saat musim panen tiba,” ungkapnya.
Artikel Terkait
ID FOOD Peduli Pendidikan: Berikan Insentif untuk Guru TK PT Sang Hyang Seri dalam Kegiatan TJSL
ID FOOD Gandeng BTN Jalin Kerja Sama Penyaluran Bantuan Penanganan Stunting
ID FOOD Terapkan Smart Farming untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan Nasional
ID FOOD Perkokoh Hubungan dengan Petani Tebu Rakyat, Pacu Swasembada Gula Nasional
ID FOOD Bersinergi dengan Pemda untuk Percepat Distribusi 4,3 Juta Paket Pangan Cegah Stunting