Sebelumnya Pertamina dan TPDC telah menyelesaikan penilaian terhadap 2 blok migas di Tanzania, yakni West Songo-Songo dan North Mnazi Bay.
Kedua perusahaan terus menggali potensi bisnis di sektor non-hulu di Tanzania yang dapat mendukung kinerja Pertamina secara keseluruhan dan lintas subholding.
Baca Juga: Lebih dari 4 Juta Nopol Terverifikasi, Pertamina Patra Niaga Terus Sosialisasikan QR Code Pertalite
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, footprint Pertamina Grup di berbagai negara di Afrika telah dibangun sejak 2013.
Melihat potensi besar Afrika, Pertamina secara berkelanjutan membangun kerjasama strategis dengan Afrika.
Kerja sama dengan Tanzania ini menjadi bukti semangat Pertamina untuk berkembang bersama sejumlah negara di Afrika.
"Masih banyak potensi energi yang bisa dikembangkan dan tentunya nanti mampu memberikan benefit kepada kedua belah pihak," ungkap Fadjar.***
Artikel Terkait
Satu Tahun Setelah Proses Akuisisi, PIEP Pegang 80% Aset Minyak dan Gas di Mnazi Bay, Tanzania
Awali Tahun 2024, Program CSR PIEP Menyentuh Anak-anak Pekerja Indonesia di Kuala Lumpur, Perwujudan SDG’s Nomor 4
PIEP Berikan Dukungan Pendidikan Non Formal bagi Anak-anak Pekerja Indonesia di Kuala Lumpur
Salut! Produksi Migas PIEP Capai 213.000 BOEPD, 112% Lebih Tinggi dari Target RKAP
Catatkan Kinerja Positif, Ini Beberapa Pencapaian PIEP yang Paling Menonjol di Tahun Buku 2023
Kinerja Memuaskan PIEP di Pertengahan 2024: Hasil Operasi dan Keuangan di Atas Target