Krakatau Steel Lanjutkan Program Restrukturisasi Utang untuk Rencana Penyehatan Keuangan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 5 September 2024 | 19:00 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2023 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk digelar hari ini, Kamis (5/9/2024) di Financial Hall, Jakarta.  (Dok. Krakatau Steel)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2023 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk digelar hari ini, Kamis (5/9/2024) di Financial Hall, Jakarta. (Dok. Krakatau Steel)

Kabar BUMNRapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2023 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk telah digelar hari ini, Kamis (5/9/2024) di Financial Hall, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2023.

Dalam pemaparan tersebut, tercatat pendapatan Krakatau Steel sebesar US$1,45 miliar atau setara Rp22,45 triliun.

Baca Juga: HUT Ke-54 Tahun, Menguatkan Soliditas untuk Krakatau Steel Tangguh

“Dari sisi biaya usaha, terjadi penurunan 6% dibanding tahun lalu menjadi senilai US$125,33 juta atau setara Rp1,94 triliun di tahun 2023 dan ada tambahan kontribusi positif dari bagian laba entitas asosiasi senilai US$41,41 juta atau setara Rp0,64 triliun,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo.

Dalam keputusan rapat juga diputuskan bahwa pemegang saham menyetujui Program Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) Perseroan sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kondisi internal dan kinerja Perseroan.

Program RPK ini akan mampu menstabilkan posisi keuangan dengan melaksanakan restrukturisasi utang lanjutan ini.

Baca Juga: Warga Baduy Memiliki Klinik Kesehatan Pertamanya, Hasil Pembangunan Krakatau Steel Group Kolaborasi dengan BUMN Lain

Program penyelesaian utang yang tercantum dalam RPK Perseroan adalah melalui optimalisasi kinerja operasional bisnis baja melalui pengoperasian HSM#1 secara optimal, optimalisasi aset tetap berupa lahan dan divestasi saham Perseroan di entitas anak usaha dan asosiasi, serta melakukan fundraising dari optimalisasi kepemilikan saham Perseroan di entitas anak usaha dan asosiasi di masa mendatang.

“Dengan restrukturisasi utang ini menjadikan Perseroan dapat terus menjalankan komitmen untuk kewajiban penyelesaian utang serta menjaga keberlangsungan usaha,” tutur Purwono.

Perseroan juga berhasil menurunkan total liabilitas sebesar 10% dari USD2,61 miliar menjadi USD2,35 miliar di tahun 2023.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-54, Krakatau Steel Hadiahkan Sumur Artesis sebagai Wujud Kepedulian

Hal ini karena adanya pembayaran sebagian pokok hutang Tranche A dan Tranche B sebesar USD283,78 juta yang bersumber dari divestasi anak perusahaan maupun optimalisasi lahan.

“Hingga saat ini kami masih terus berupaya mempertahankan pencapaian kinerja terlihat dengan arus kas Perseroan yang masih dapat kami jaga tetap positif dengan saldo kas akhir tahun 2023 senilai US$102,7 juta atau setara Rp1,58 triliun atau naik 30% dibandingkan tahun 2022,” tegas Purwono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini