Dukung Peningkatan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Surveyor Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Sam Ratulangi Manado

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 6 September 2024 | 17:20 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman antara PT Surveyor Indonesia dan Universitas Sam Ratulangi, Manado. (Dok. PT Surveyor Indonesia)
Penandatanganan nota kesepahaman antara PT Surveyor Indonesia dan Universitas Sam Ratulangi, Manado. (Dok. PT Surveyor Indonesia)

"Sehingga kerja sama dengan PTSI dapat menunjang semua Program yang telah dicanangkan.”

Baca Juga: Surveyor Indonesia Rayakan Inovasi dan Keberlanjutan di HUT ke-33

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia PT Surveyor Indonesia, Lussy Ariani Seba juga memastikan bahwa perusahaan akan terus hadir mendukung penguatan pendidikan tinggi nasional.

“Komitmen seperti ini bukan pertama kali bagi kami, selain dengan Universitas Sam Ratulangi, kami juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan Telkom University, Institut Pertanian Bogor, Universitas Halu Oleo, dan Universitas Hasanuddin.

"Komitmen ini penting bagi kami sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification yang sangat dipengaruhi oleh kompetensi sumber daya manusia, dan kampus-kampus merupakan tempat paling tepat untuk mengembangkan kompetensi akademis dan praktis,” pungkasnya.

Baca Juga: PT Surveyor Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di IIAS 2024!

Dekan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi, Fabian J. Manoppo juga menyampaikan pesan senada terkait hubungan baik antara akademisi dan pelaku industri.

“Pengembangan SDM dalam lingkup universitas ini sangat menyeluruh dan memberikan dampak yang sangat baik bagi dosen, mahasiswa, dan juga pegawai.

"Kegiatan baik ini merupakan hasil dari kolaborasi dan hubungan baik antara Universitas Sam Ratulangi dan PTSI.”***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini